Jumat 18 Mar 2022 03:55 WIB

Orang Kristen, Yahudi, dan Muslim Hadapi Diskriminasi Berbeda di Tempat Kerja

Banyak wanita Yahudi dan Muslim menyembunyikan identitas agama.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Diskriminasi (ilustrasi). Orang Kristen, Yahudi, dan Muslim Hadapi Diskriminasi Berbeda di Tempat Kerja
Foto:

“Banyak wanita Yahudi dan Muslim menyembunyikan identitas agama mereka di tempat kerja untuk mencegah diskriminasi,” kata Schneider.

Dalam contoh lain, orang kristen evangelis Latin di Tennessee mengatakan rekan kerja akan mengolok-olok dengan sebutan haleluya (orang yang suci). Namun demikian apa yang dialami orang kristen ini menurut Peneliti tidak sampai pada membawa risiko yang sama untuk kekerasan seperti halnya yang dialami minoritas agama lain, seperti muslim.

Sedangkan untuk nonreligius, responden merasa terdorong mengecilkan atau menyembunyikan identitas mereka juga. Seorang pria Latin nonreligius yang bekerja sebagai penjaga keamanan di Kalifornia mengatakan kepada para peneliti dia akan berbicara dengan lembut ketika mengungkapkan pandangannya karena takut ditegur, didisiplinkan, atau dipecat jika ada sesuatu yang keluar dari konteksnya.

Seorang insinyur kulit hitam agnostik di Arizona mengatakan dia ragu-ragu mengungkapkan agnostisismenya karena dia sudah menjadi 'tiga minoritas' di tempat kerja sebagai karyawan termuda dan seorang wanita kulit hitam. Schneider mengatakan pemberi kerja harusnya menyadari diskriminasi agama yang mungkin terjadi di tempat kerja dapat menyebabkan pekerja merasa terpinggirkan dan distigmatisasi. Selanjutnya dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk mempertahankan karyawan.

Schneider mengatakan pengusaha harus menawarkan pelatihan tentang diskriminasi agama. “Kita semua tahu karyawan sering, akhir-akhir ini, diberikan pelatihan keragaman, tetapi dalam aspek lain dari penelitian kami, kami bertanya seberapa sering agama muncul dalam pelatihan semacam itu dan itu hampir tidak pernah,” katanya. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement