Senin 28 Feb 2022 12:23 WIB

Kerjasama dengan DMI, Kemenag Beri Pelatihan Akustik Masjid

Penguatan akustik ini bukan hanya sekadar menggunakan sound system yang canggih.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Agung Sasongko
Pelatihan akustik masjid yang digelar DMI.
Foto: Dok DMI
Pelatihan akustik masjid yang digelar DMI.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib menjelaskan bahwa sinergi antara Kemenag dan DMI terkait akustik pengeras suara di masjid dan mushola telah lama dilakukan. "Sejak perumusan edaran ini kami intens berkomunikasi dengan DMI baik merumuskan aturan maupun membahas fakta temuan dilapangan terkait masalah pengeras suara,"ujar dia Senin (28/2/2022). 

Sehingga Kemenag dan DMI merasa penting untuk mengatur pengeras suara di masjid dan musala. Melihat realitas di masyarakat yang semakin heterogen Adib berharap dengan pengaturan ini syiar menjadi lebih syahdu sehingga pengajian memiliki makna yang lebih terasa. 

Baca Juga

"Jika suaranya bagus maka akan menambah syahdu  dalam berdakwah. Sehingga kami mengeluarkan edaran ini dan substansinya kami rumuskan bersama dengan DMI,"ujar dia.

Tentu tak hanya dalam bentuk surat edaran saja, untuk mengimplementasikan edaran tersebut maka Kemenag memiliki program penguatan akustik di masjid. Kemudian Kemenag bersinergi dengan DMI karena DMI memiliki tenaga ahli dalam bidang tersebut.

 

Penguatan akustik ini bukan hanya sekadar menggunakan sound system yang canggih. Kemenag akan menata kembali peralatan sound system masjid, hanya saja sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Selain masalah peralatan, hal utama yang akan dilakukan adalah pelatihan takmir masjid. Masalah bukan hanya sekadar di peralatan, tetapi keahlian takmir masjid untuk mengatur peralatan tersebut. "Sehingga dibutuhkan pelatihan sesuai dengan prinsip akustik masjid yang tepat, agar suara bagus dan tidak menggema,"ujar dia.   

Pelatihan takmir masjid ini akan dilakukan di tiap-tiap propinsi diwakili oleh Masjid Raya setempat. Adib berharap perwakilan takmir masjid ini akan mengedukasi takmir masjid di tingkat kabupaten/kota, kecamatan hingga ke desa-desa. Sehingga seluruh takmir masjid dapat menguasai teknik akustik tersebut baik penggunaan di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement