Ahad 28 Nov 2021 06:45 WIB

Ribuan Santri di Kukar Kekurangan 67 Ribu Kg Beras

Santri di Kukar kekurangan beras untuk Desember tahun ini.

Ribuan Santri di Kukar Kekurangan 67 Ribu Kg Beras. Ilustrasi Santri
Foto: Republika/ Wihdan
Ribuan Santri di Kukar Kekurangan 67 Ribu Kg Beras. Ilustrasi Santri

REPUBLIKA.CO.ID, TENGGARONG -- Sebanyak 10.442 santri dari sejumlah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur hingga saat ini masih mengalami kekurangan beras. Mereka mengalami kekurangan 67.094 kilogram (Kg) untuk kebutuhan konsumsi Desember tahun ini.

"Sebanyak 10.442 santri ini tersebar pada 97 pondok pesantren, rumah tahfidz, dan panti asuhan sebagai mitra Pasukan Amal Saleh (Paskas)," ujar relawan Paskas Kabupaten Kukar Achmad Muzakkir, Sabtu (27/11).

Baca Juga

Beras untuk ponpes, rumah tahfidz, dan panti asuhan mitra Gerakan Infaq Beras Paskas Kukar, setiap bulan rata-rata membutuhkan 73 ton beras, tepatnya 73.094 kg. Perhitungan ini dengan asumsi setiap santri mengonsumsi tujuh Kg beras per bulan.

"Total santri ada 10.442 orang, jika rata-rata satu santri mengonsumsi tujuh Kg per bulan, maka dalam sebulan dibutuhkan 73.094 Kg beras. Sedangkan sampai sekarang kami baru mengumpulkan enam ton, berarti masih kurang 67.094 Kg," katanya.

 

Menurutnya, melalui Gerakan Infaq Beras, setiap bulan ia membantu mengumpulkan beras dari berbagai donatur. Beras yang dikumpulkan bulan ini segera ia serahkan karena untuk kebutuhan santri pada Desember.

Oktober lalu, ia mengumpulkan sebanyak 10.905 Kg beras untuk kebutuhan total 10.442 santri. Beras yang dikumpulkan di Oktober itu untuk kebutuhan bulan berikutnya atau pada bulan ini.

Ponpes, rumah tahfidz, dan panti asuhan tersebut memerlukan bantuan beras karena pengelola tidak memungut bayaran bagi santri sehingga untuk makan pun, pengasuh mereka yang harus memikirkan kebutuhan santri. Sementara itu, insan pers PWI Kaltim turut menggalang donasi beras dari anggota dan mitra, sehingga anggota PWI Kaltim ini berhasil mengumpulkan 350 kg beras, kemudian diserahkan ke Posko Paskas Kukar di Jalan Naga, Gang H Sabri Ismail, Tenggarong.

"Awalnya saya melihat status WA guru MAN 1 Tenggarong yang mengeluhkan minimnya stok beras untuk para santri, lalu saya menghubungi kawan-kawan. Alhamdulilah dalam dua hari terkumpul 350 Kg beras dan langsung kami serahkan," ujar Munanto, anggota Dewan Kehormatan PWI Kaltim.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement