Kamis 08 Oct 2020 12:00 WIB

Menara Ikonik Istanbul Dibuka Kembali Usai Restorasi

Menara ikonik Istanbul yang berusia 672 tahun itu kembali dibuka untuk umum.

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani
Para pekerja tengah membongkar bagian tembok Menara Galata di Istanbul. Pengerjaan proyek Galata dengan mengebor dinding menara ini menciptakan badai politik di Turki saat ini.
Foto: Al Arabiya
Para pekerja tengah membongkar bagian tembok Menara Galata di Istanbul. Pengerjaan proyek Galata dengan mengebor dinding menara ini menciptakan badai politik di Turki saat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Menara Galata Istanbul, Turki yang ikonik akan dibuka kembali setelah menjalani proses restorasi selama tiga bulan. Proses restorasinya sendiri sempat menuai kontroversi terkait metode yang digunakan, dalam laporan Hürriyet Daily News, pada Kamis (7/10).

Usai upacara dengan partisipasi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Mehmet Nuri Ersoy menara yang berusia 672 tahun itu kembali dibuka untuk umum. Mulai saat ini, untuk sampai ke teras menara akan menggunakan lift. Namun, saat turun akan menggunakan tangga sehingga orang bisa melihat semua lantai menara. Setelah restorasi, restoran dan kafe di dalam menara akan dihilangkan.

Dilansir di Salaam Gateway, Kamis (8/10), upacara pembukaan kembali menara ini juga dimeriahkan oleh musisi pop Turki, Zeynep Bastık. Dia mengadakan konser di media sosial.

Pada bulan Mei lalu, kementerian mengambil alih wewenang untuk mengoperasikan Menara Galata dari pemerintah kota. Namun, pada 13 Agustus, sebuah video yang direkam ponsel para pekerja restorasi yang sedang mengebor dinding batu menara menciptakan badai politik.

Dalam video tersebut, terlihat dua orang pekerja restorasi sedang mengebor sudut dinding bagian dalam menara. Para pemimpin oposisi, walikota Istanbul, dan banyak pengguna media sosial bereaksi terhadap rekaman tersebut.

Menara Galata merupakan salah satu menara tertinggi dan tertua di Istanbul yang dibangun pada abad ke-14 oleh koloni Genoa sebagai bagian dari tembok pertahanan yang mengelilingi distrik mereka di Beyoğlu, tepat di seberang Konstantinopel kuno.

Hanya beberapa ratus meter di bawah menara, sebuah mega proyek, yang dikenal sebagai Galataport, diharapkan dapat meningkatkan pariwisata kota dan meningkatkan pendapatan pariwisata.

Proyek ini sedang dikembangkan di distrik Karaköy Istanbul di sepanjang garis pantai sepanjang 1.200 meter.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement