Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Thursday, 5 Rabiul Awwal 1442 / 22 October 2020

Kafilah Pontianak Utara Juara Umum MTQ Kota Pontianak

Jumat 21 Feb 2020 19:55 WIB

Red: Nashih Nashrullah

MTQ XXVIII Tingkat Kota Pontianak untuk mendekatkan umat dengan Alquran. (Ilustrasi) Membaca Alquran dengan pengeras suara

MTQ XXVIII Tingkat Kota Pontianak untuk mendekatkan umat dengan Alquran. (Ilustrasi) Membaca Alquran dengan pengeras suara

Foto: Republika/mgrol101
MTQ XXVIII Tingkat Kota Pontianak untuk mendekatkan umat dengan Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK— Kafilah Kecamatan Pontianak Utara berhasil merebut juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVIII Tingkat Kota Pontianak, dengan nilai total 375.

"Para peserta yang menjuarai tiap-tiap cabang pada MTQ kali ini akan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak untuk persiapan mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Kalbar, April 2020 di Kabupaten Sekadau," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Pontianak, Jumat (21/2).

Dia menjelaskan, dengan TC itu maka para peserta yang akan mewakili Kafilah Kota Pontianak persiapannya lebih maksimal untuk menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalbar.

Baca Juga

"Harapan kita hasil yang diperoleh ini, peserta bisa terus menjaga kualitasnya dan bahkan bisa meningkatkan lagi kemampuannya sehingga bisa menjadi yang terbaik pada MTQ Tingkat Provinsi Kalbar mendatang," katanya.

Setelah melalui cabang-cabang yang diperlombakan mulai 15 hingga 20 Februari 2020, juara didominasi peserta Kafilah Kecamatan Pontianak Utara dengan nilai total 375, kemudian juara kedua diraih Kafilah Kecamatan Pontianak Barat dengan nilai 360, dan Kecamatan Pontianak Timur dengan nilai 329.

Edi optimistis, Kafilah Kota Pontianak mampu menjadi perwakilan MTQ tingkat nasional setelah melalui MTQ tingkat Provinsi Kalbar.

Dia mengapresiasi keikutsertaan peserta MTQ XXVIII Kota Pontianak kategori usia emas yang berusia 50 tahun ke atas. "Kita optimistis bisa menjadi juara pada MTQ mendatang dengan pemusatan latihan secara intensif," kataEdi.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Pontianak, Mulyadi, menambahkan usai menggelar MTQ XXVIII Kota Pontianak, pihaknya akan melakukan TC bagi qari dan qariah, hafiz, dan hafizah, yang nantinya akan mewakili Kota Pontianak.

Kepada para peserta yang belum berhasil, dirinya berpesan agar mereka terus berlatih dan mengasah kemampuannya. "Insya Allah di lain kesempatan mungkin akan membuahkan hasil yang memuaskan," katanya.

LPTQ Kota Pontianak, lanjut dia, mempunyai tujuan utama adalah membangkitkan masyarakat Kota Pontianak khususnya umat Islam terutama generasi muda untuk selalu membaca Alquran dan mencintai Alquran.

"Karena Alquran itulah yang akan dapat membantu kita di hari kemudian. Jangan terlalu bangga kalau anak kita hebat di pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan sebagainya, tetapi tak bisa mengaji," katanya.

Mulyadi menyatakan pihaknya selalu bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia untuk senantiasa mengingatkan para mubaligh agar cinta Alquran. "Kalau bisa, masyarakat muslim menanamkan pada dirinya masing-masing untuk cinta pada Alquran. Upayakan mengaji sehari satu baris ayat pun jadi," katanya.

Camat Pontianak Utara, Kuswandi menuturkan, pengalaman sebelumnya, dimana Kafilah Pontianak Utara sudah pernah mendulang juara umum MTQ XXVII Tingkat Kota Pontianak, menjadi barometer dalam membekali dan memantapkan peserta yang mengikuti MTQ XXVIII Tingkat Kota Pontianak yang digelar di depan Taman Alun Kapuas. 

"Tentunya dengan dibekali latihan-latihan yang intensif, saya yakin kita bisa menjadi juara umum MTQ Tingkat Provinsi Kalbar," katanya.

Dia menyebut, cabang-cabang unggulan dari Pontianak Utara didominasi tilawah dewasa dan tilawah tunanetra serta kategori anak-anak. "Kita akan berupaya mendorong mereka agar bisa menembus tingkat nasional membawa nama Provinsi Kalbar," katanya.

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA