Rabu 29 Jan 2020 02:10 WIB

Masjid Makkah di Bolton Inggris akan Kembali Dibangun Megah

Masjid Makkah di Bolton untuk menjadi pusat syiar Islam di Bolton.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah
Contoh gambar rencana renovasi Masjid Makkah, Bolton, Inggris.
Foto: Manchester Evening News,Manchester Evening News
Contoh gambar rencana renovasi Masjid Makkah, Bolton, Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, BOLTON – Masjid Makkah Bolton akan dibangun ulang dengan bangunan dengan tiga lantai dan menara setinggi 30 meter. Masjid yang terletak di bangunan era Victoria itu akan sepenuhnya dibangun kembali.

Dilansir dari laman Manchester Evening News, Selasa (28/1), Masjid Makkah di Great Lever akan dibangun kembali sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan agama, sosial, dan pendidikan yang tumbuh dari masyarakat.

Baca Juga

Rincian akhir terkait rencana yang telah lama ditunggu-tunggu kini telah terungkap, dan menunjukkan bagaimana pusat komunitas gabungan dan fasilitas pendidikan malam akan terlihat. 

Sang aristek David Cox, mengatakan bangunan tiga lantai yang baru ini akan memungkinkan masjid untuk menyediakan fungsi dan fasilitas baru. 

"Tujuannya adalah untuk terus memberikan pendidikan agama dan setelah-sekolah yang jauh lebih baik dan penting di tempat sementara juga menawarkan fasilitas masyarakat," tutur dia.

Fasilitas yang akan dibangun yaitu aula baru, wudhu, ruang komunitas dan layanan pemakaman dengan mezzanine, ruang tanaman dan taman atap di lantai paling atas. Pembangunan pertama kali disetujui pada Januari 2017 dengan rencana parkir baru yang diberi lampu hijau.

Dalam proposal terbaru, aula doa, kubah dan menara sekitar tiga meter lebih tinggi dari yang sebelumnya disetujui. Ini untuk mengakomodasi peralatan mekanis yang diperlukan sambil mempertahankan ketinggian lantai ke langit-langit yang tidak terlalu berarti.

Perubahan ini menghasilkan ruang doa yang tingginya sekitar 15 meter dengan menara yang tingginya hampir 30 meter. Bangunan berbahan batu pasir merah itu dimaksudkan sebagai wujud harmoni dengan lingkungan sekitarnya sambil menghubungkan ke landmark bersejarah di anak benua Asia.

"Kesamaan ini membentuk hubungan antara bahasa Bolton dan akar sejarah komunitas yang sebagian besar akan menggunakan pembangunan yang diusulkan," kata dia.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement