REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Salah satu program penting yang digelar oleh Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) adalah Wakaf Sejuta Alquran. Kali ini kegiatan tersebut berlangsung di salah satu pulau terdalam, tepatnya di Pulau Moti, Ternate, Maluku Utara, Senin (6/12).
"Program ini sangat penting untuk mempermudah umat Islam, terutama anggota Majelis Ta’lim dan Taman Pendidikan Quran (TPQ). Sebab, hingga saat ini masih banyak Majelis Ta’lim yang belum miliki Alquran," terang Kepala BMH Perwakilan Maluku Utara, Arif Ismail dalam rilis yang diterima Republika.co.id.
Ia menambahkan, pihaknya menyalurkan sebanyak 500 eksemplar Alquran kepada warga di tujuh desa, Pulau Moti. Penerima manfaat tersebut adalah masing-masing Majelis Ta’lim di tujuh desa tersebut, dan 10 TPQ.
Program ini dilakukan atas kerja sama BMH dengan Badan Wakaf Quran (BWA).
“Alhamdulillah, penyaluran Quran berjalan dengan baik. Semoga ini memberikan manfaat yang lebih kepada Ibu-Ibu Majelis Ta’lim dan adik-adik TPQ di pulau Moti ini. Mereka sangat apresiasi dan terima kasih kepada BMH dan BWA,” imbuh Arif.
Kegiatan yang sama juga akan diadakan d isejumlah daerah pedalaman di Pulau Halmahera, termasuk kepada mualaf Togutil.
“Alhamdulillah, kami rasa syukur dan terima kasih banyak kepada BMH dan BWA atas bantuan Quran ini kepada kami. Selama ini Quran yang biasa kami pakai, adalah Quran lusuh dan tua yang sebagian sudah robek. Sehingga, sebagian Ibu-Ibu bergantian bergantian mengaji karena keterbatasan Alquran tersebut,” ungkap Nursia Abdullah, salah satu pengurus Majelis Ta’lim.
“Adanya program Wakaf Quran sangat membantu dan mempermudah warga Moti dan Ibu-Ibu Majelis Ta’lim, anak-anak TPQ dalam mempelajari dan mengamalkan Alquran,” papar Arif Ismail.