Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Inspirasi Alquran: Revolusi Prancis Sampai Deklarasi HAM

Kamis 21 Nov 2019 05:59 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Alquran/Ilustrasi

Alquran/Ilustrasi

Revolusi Prancis konon terinspirasi dari nilai Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, Rasulullah SAW menunjukkan jati dirinya sebagai seorang pemimpin besar. Beliau sangat lapang dada, mau menerima kesalahan, tidak menutup-nutupi kekurangan. 

Baca Juga

Bagaimana pun pahitnya, jika itu kebenaran, maka harus ditegakkan dan disampaikan kepada yang berhak menerimanya. Karena sikapnya yang jujur dan proporsional, teguran dari Allah SWT tidak membuat citra diri beliau runtuh di mata sahabat. 

Justru sebaliknya, teguran dari Allah semakin menambah kekaguman serta kecintaan para sahabat kepadanya. Hal ini membuktikan bahwa beliau adalah seorang utusan Allah yang terjamin kejujurannya.

Nabi Muhammad adalah seorang yang jujur dan paling setia,” ungkap Thomas Carlyle, “Jujur dengan apa yang beliau yakini, dengan apa yang beliau ucapkan, dan dalam segala hal yang beliau pikirkan. 

Beliau selalu bersungguh-sungguh, tidak suka banyak bicara, lebih senang berdiam diri jika memang tidak ada yang harus dikatakan. Namun, beliau pun selalu bicara dengan sesuatu yang relevan, bijaksana, jujur, serta selalu berusaha membuat masalah menjadi jelas.

Peristiwa yang melatarbelakangi turunnya ayat-ayat awal QS Abasa, menyiratkan pula sebuah pesan, bahwa di hadapan Allah semua manusia itu sama, yang membedakan hanyalah derajat keimanan dan ketakwaannya kepada Allah (QS al-Hujuraat [49]: 13). Karena itu, perlakuan yang diberikan tidak layak dibeda-bedakan, terlebih atas dasar status sosial dan kekayaan. Di sinilah sifat Islam yang egalitarian terlihat jelas. Sebuah prinsip yang telah menginspirasi lahirnya ide-ide besar dalam sejarah.

Kita simak ungkapan jujur dari Robert Briffault, seorang penulis Inggris, terkait hal ini, “Ide kebebasan bagi semua umat manusia, ide persaudaraan antarumat manusia, ide persamaan antarsemua manusia terhadap hukum dan pemerintahan yang demokratis, ide-ide yang mengilhami Revolusi Prancis dan Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia… bukanlah ciptaan Barat. Ide-ide itu mendapatkan ilham dan sumber utama dari kitab suci Alquran.

Tiada manusia yang paling egaliter, paling menghargai manusia lain, selain Rasulullah SAW. Manusia yang dijuluki Alquran berjalan. Sedikit saja beliau bersikap “menyimpang”, Dzat Pemilik Semesta langsung meluruskan. Akhlak beliau pun jadi makin cemerlang.

 

 

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA