Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Rabu, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Peringati Maulid Nabi, BMH Bengkulu-IMS Gelar Hapus Tato

Sabtu 09 Nov 2019 22:20 WIB

Red: Irwan Kelana

Salah seorang peserta hapus tato.

Salah seorang peserta hapus tato.

Foto: Dok BMH
Ini cara memperingati maulid Nabi dengan implementasi hijrah yang nyata.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Cara berbeda dilakukan oleh Laznas BMH Perwakilan Bengkulu bersama Islamic Medical Service di dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

"Sengaja kami hadirkan kegiatan hapus tato di momentum  kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tujuannya  agar masyarakat semakin memahami bahwa memperingati kelahiran Nabi bukan semata dengan seremoni tetapi juga implementasi hijrah yang nyata," terang Kepala BMH Perwakilan Bengkulu, Sofyan Amarta, melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu  (9/11).

Acara itu digelar di Pesantren Hidayatullah Bengkulu,  yang beralamat di Jalan  WR Supratman nomor 2 Kelurahan Beringin Raya, Kota Bengkulu.

Kegiatan  itu mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang peserta hapus tato, Ajat Armanto (38 tahun) mengaku senang dengan layanan hapus tato BMH dan IMS.

"Saya sangat senang BMH Bengkulu dan IMS mengadakan kegiatan ini lagi. Sudah satu  tahun,  sekarang baru kembali diadakan di Pesantren Hidayatullah Bengkulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Dan senangnya lagi, ternyata kegiatan ini akan terus berlangsung di Bengkulu, sehingga nantinya kami dan komunitas sahabat hijrah Bengkulu lebih mudah mengakses layanan ini. Semoga BMH Bengkulu dan IMS Bengkulu terus memberikan kebahagiaan pada orang orang seperti kami yang ingin lepas  dari tato.”

“Hapus tato dengan memanfaatkan momentum hari besar dalam Islam diharapkan semakin mengundang minat masyarakat untuk kian mantap menjadi Muslim yang lebih baik, hijrah dan komitmen menjadi manusia yang bermanfaat,” kata  Sofyan Amarta.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA