Senin 23 Sep 2019 07:00 WIB

Ribuan Doa untuk Kiai Asad Syamsul Arifin Menggema di Monas

Doa ditujukan untuk para habaib dan KH As'ad Syamsul Arifin

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah
Haul Masyayikh dan para habaib serta doa untuk KH As'ad Syamsul Arifin di Monas.
Foto: Republika/ Muhyiddin
Haul Masyayikh dan para habaib serta doa untuk KH As'ad Syamsul Arifin di Monas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Puluhan ribu jamaah menghadiri haul  masyayikh dan habaib serta mengenang sosok pahlawan nasional KHR As'ad Syamsul Arifin di Halaman Tugu Monas Jakarta, akhir pekan lalu, Sabtu (21/9) malam. Acara tersebut juga dimeriahkan dua majelis shalawat, yaitu Jam'iyah Shalawat Bhenning dan Majlis Nurul Musthofa yang diasuh Habib Hasan bin Ja'far Assegaf. 

Berdasarkan pantuan Republika.co.id di lokasi, acara dimulai dengan pembacaan Ratib Al-Athos, salah satu wirid yang disusun seorang wali dan ulama asal Hadramaut Yaman, Habib Umar bin Abdurrahman al-Athas. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat badar untuk menyambut kedatangan Habib Hasan bin Ja'far Assegaf. 

Baca Juga

Setelah Habib Hasan tiba di lokasi, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy kemudian memimpin pembacaan surah al- Fatihah yang dihadiahkan untuk kakeknya, KHR As'ad Syamsul Arifin.  

Kiai Azaim saat ini mengemban amanah sebagai pengasuh pondok pesantren yang dibesarkan Kiai As'ad, yaitu Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, Jawa Timur. Kiai Azaim menggantikan KHR Ahmad Fawaid As'ad yang wafat pada 2012 lalu.  

Dalam acara itu, Kiai Zaim juga menceritakan sosok Kiai As'ad dan para jamaah disuguhkan film dokumenter tentang Kiai As'ad sebagai salah satu ulama NU yang paling dihormati selama hidupnya.  

Jasanya yang terbesar, Kiai As'ad berhasil meyakinkan ulama NU untuk menerima asas tunggal Pancasila. Sang Kiai juga tercatat sebagai mediator berdirinya NU dan berjuang di era kemedekaan. Karena itu, Presiden Joko Widodo menetapkan almarhum Kiai As'ad sebagai pahlawan nasional.   

Kiai As'ad ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 90/TK/Tahun 2016 tertanggal 3 November 2016. Keppres pahlawan nasional itu diserahkan langsung kepada Kiai Azaim di Istana Negara.  

Acara Haul Kiai As'ad ini digelar Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) Jabodetabek. Acara ini dihadiri para habaib, ulama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan juga Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. Bahkan, Gatot sempat menyampaikan tausiyah kepada para jamaah tentang hubungan ulama dan umara, serta menyampaikan tentang kedamaian di Indonesia.  

"Jadi Pak kita ini mengadakan haul besar Pahlawan nasional Kiai As'ad Syamsul Arifin, ini beliau cucunya (KHR Azaim)," kata Habib Hasan saat Gatot akan menyampaikan tausiyah. 

 

  

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement