Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Dompet Dhuafa Ajak Pasien Thalasemia Meriahkan Kemerdekaan

Senin 19 Aug 2019 20:01 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Gita Amanda

Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa

Acara berbagi keceriaan dengan pejuang thalasemia ini merupakan salah satu dukungan.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Dompet Dhuafa bersama Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Tangerang menyelenggarakan aneka perlombaan menarik bagi para penderita thalasemia di RSU Kabupaten Tangerang, Senin (19/8).

Sebanyak 60 anak mengikuti aneka perlombaan dengan antusias dan ceria, diantaranya lomba makan kerupuk, masukan pensil ke dalam botol, goyang jeruk dan hafalan surat serta doa pendek. Kegiatan ini melibatkan perawat, relawan Dompet Dhuafa dan anggota dari Perhimpunan Orang Tua Talasemia (POTTI).

Baca Juga

"Mereka harus berjuang untuk hidup serta menjalani transfusi darah secara rutin. Mereka butuh perhatian dan kasih sayang kita semua," Ujar Dendi Al Ghozali, Relawan bimbingan rohani islam Dompet Dhuafa sesuai rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (19/8).

Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan di beberapa momentum seperti Bulan Ramadhan dan 17- agutus-an. Biasanya mereka bekerja sama dengan rumah sakit Mitra program Bimbingan Rohani Pasien (BRP) Dompet Dhuafa di wilayah Jabodetabek.

Kepala Ruangan Thalasemia RSU Kabupaten Tangerang Evi Chulpiah mengutarakan acara berbagi keceriaan dengan pejuang thalasemia ini merupakan salah satu bentuk dukungan untuk anak-anak pejuang thalasemia agar rasa percaya diri mereka tumbuh dan bisa bersosialisasi dengan yang lainnya.

“Harapan kedepannya seluruh pejuang thalasemia harus diikut sertakan, karena ada beberapa anak yang masih malu malu mengikuti perlombaan dan untuk selanjutnya kegiatan ini akan terus berlangsung setiap tahunnya,” ujar Evi Chulpiah.

Orang tua dari pasien thalasemia asal Cikokol,Tangerang Ami mengatakan mereka bisa merayakan hari kemerdekaan bangsa ini  tanpa rasa minder dan rasa berbeda seperti anak normal.  Disisi lain acara berbagi keceriaan di hari kemerdekaan dengan pejuang thalasemia merupakan hal yang postif untuk anak anak pejuang thalasemia. Acara ini sangat menggembirakan anak anak sekaligus mengakrabkan para orang tua pejuang thalasemia.

Perlu diketahui,bahwa thalasemia merupakan kelainan darah dimana tubuh tidak memproduksi cukup hemoglobin sehingga jumlah hemoglobin di dalam tubuh sedikit. Hemoglobin itu sendiri adalah protein pembentuk sel darah merah yang berguna untuk mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh manusia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA