Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Thursday, 20 Muharram 1441 / 19 September 2019

Ratusan Orang Berjamaah Hapus Tato di Hari Kemerdekaan

Sabtu 17 Aug 2019 18:44 WIB

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Nashih Nashrullah

Hapus tato (ilustrasi)

Hapus tato (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi
Kegiatan hapus tato sebagai bentuk ungkapan syukur kemerdekaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beragam cara unik dilakukan untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI tiap tahunnya. Pada HUT ke-74 RI tahun ini, misalnya, ratusan orang memperingati 17 Agustus dengan mengikuti kegiatan hapus tato di kawasan Villa Dago Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Direktur Islamic Medical Service (IMS), Imron Faizin, yang memberikan layanan hapus tato. Dia menegaskan proses hijrah butuh konsistensi yang tinggi. Sehingga dapat mempertahankan dan terus melakukan perbuatan baik dalam prosesnya. "Kemerdekaan yang hakiki adalah kemerdekaan jiwa," kata Imron melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (17/8).

Baca Juga

Dia mengatakan, kegiatan hapus tato yang digelar di kawasan Villa Dago Pamulang dimulai sejak jam 08.00 WIB. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kemerdekaan.  

Menurut dia, antusiasme masyarakat untuk menghapus tato cukup tinggi. Kuota yang tersedia untuk 50 orang peserta hapus tato. Tapi jumlah pendaftar mencapai sekitar 100 orang.

"Seluruh peserta berharap layanan hapus tato ini terus berlanjut dan merata agar manfaatnya bisa dirasakan semua kalangan masyarakat, " ujarnya.  

Solihin, salah satu peserta hapus tato menyampaikan rasa terima kasih kepada IMS, S Coffee Pamulang, MTT Foundation, Baitul Maal Muamalat, dan Bank Muamalat yang telah memberi layanan hapus tato gratis.

Dia ingin menghapus tato di tangannya karena khawatir wafat sebelum bisa menghapusnya. "Saya sangat berterima kasih dengan acara hapus tato ini, meskipun umur sudah tua tapi tato di tangan ini harus dihapus, khawatir tidak ada umur," kata Solihin.

Ketua Penyelenggara Hapus Tato sekaligus Owner S Coffee Pamulang, Arif menyampaikan, untuk bisa merdeka dari tato butuh pengorbanan dalam upaya membersihkannya. \"Supaya merdeka dari tato, kita butuh pengorbanan dalam membersihkannya,\" ujarnya.

 

Fuji E Permana

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA