Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Thursday, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 December 2019

Nursi Menjauh dari kehidupan Politik

Senin 22 Jul 2019 15:00 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko

Prof Ahmet Karacik sedang memaparkan pendapatnya tentang Said Nursi dalam seminar di INSISTS Jakarta pada Senin (15/7)

Prof Ahmet Karacik sedang memaparkan pendapatnya tentang Said Nursi dalam seminar di INSISTS Jakarta pada Senin (15/7)

Foto: Istimewa
Nursi tidak suka dengan sistem politik dan politisi modern.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institute for study of Islamic Though and Civilizations (Insists) dan Yayasan Nur Semesta menyelenggarakan seminar internasional bertema Said Nursi's Legacies for 21st Century Muslim World. Seminar ini menghadirkan dua pembicara bertaraf Internasional dari Turki, Prof Alparslan Acikgenc dan Prof Ahmet Karacik.

Baca Juga

Pendiri dan Direktur Insist Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan, seminar tersebut diselenggarakan atas kerja sama Insists dengan Yayasan Nur Semesta, yayasan yang fokus mengembangkan pemikiran Nursi di Indonesia. Menurut dia, Said Nursi merupakan cendekiawan Muslim yang memiliki pandangan-pandangan modern, sehingga pemikirannya perlu disebarluaskan.

"Nursi sangat progresif dan bisa diterima oleh masyarakat modern," ujar Hamid saat ditemui usia seminar di Kantor Insists, Jalan Kalibata Utara II, Jakarta Selatan, belum lama ini. Salah satu padangan Nursi yang sangat menonjol saat ini adalah pemikiran politiknya. Nursi tidak suka dengan politisasi agama.

Karena itu, dia pernah mengungkapkan, Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan dan politik. Nursi tidak suka dengan sistem politik dan politisi yang ada sekarang ini. Karena orang Islam rusak gara-gara politik. Menggunakan agama untuk kepentingan politik, tapi tidak banyak menggunakan politik untuk kepentingan agama.

Buku Biografi Intelektual Badiuzzaman Said Nursi menjelaskan bahwa Said Nursi kerap memberikan nasihat kepada murid-muridnya agar menjauh dari kehidupan politik di zamannya. Nursi menyatakan dengan tegas bahwa politik harus dihindari karena kebenaran-kebenaran iman dan Alquran tidak dapat dijadikan alat apa pun.

Nursi melihat kehidupan modern telah memerangkap jiwa manusia dan menenggelamkannya ke dalam kehidupan dunia. Dia menunjukkan cara agar diselamatkan dari hal ini adalah dengan mengikuti prinsip-prinsip Risalah Nur.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA