Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Ustaz Somad Disambut Hangat di Tanah Papua

Sabtu 22 Sep 2018 12:59 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Teguh Firmansyah

Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad memberikan tausiyahnya saat acara MPR-RI Bersholawat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/8).

Foto:
Sambutan datang baik dari Muslim maupun non-Muslim.

Kegiatan peraih anugerah Tokoh Perubahan Republika 2017 itu selama di Sorong dan Raja Ampat berjalan lancar dan kondusif. Memang, seperti diungkapkan Ustaz Ahmad Nausrau, kaum Muslimin setempat sudah lama menanti-nanti siraman rohani dari dai yang lulusan Universitas al-Azhar (Mesir) dan S-2 Darul Hadits (Maroko) itu.

Ustaz Abdul Somad mengaku kagum terhadap Kapolda Papua Barat dan istrinya. Dia menjelaskan, sewaktu sesi foto bersama di atas kapal, Brigjen (Pol) Rudolf Alberth Rodja kebetulan tidak memakai celana panjang.

“Ketika foto, Pak Bupati Raja Ampat di sebelah kiri saya, Ketua MUI (Papua Barat) di sebelah kanan. Lalu Pak Kapolda (menyampaikan), ‘Saya mengawal di belakang saja.’ Ternyata beliau memakai celana pendek. Begitulah cara beliau menghormati, agar jangan sampai ada kesan bahwa (petinggi kepolisian) foto pakai celana pendek (sehingga diartikan) tidak menghormati seorang tokoh agama,” ungkapnya.

Selain itu, Ibu-ibu yang ada di kapal juga mau foto bersama Ustaz Abdul Somad.  "Mereka di belakang saya. Salah seorang ibu ngomong, ‘Bu Kapolda di samping Ustaz’ karena memang ada kursi kosong. Tetapi Istri Kapolda menjawab, ‘biarkan pangeran sendirian,’” lanjutnya.

Sikap, tutur kata, dan bahasa tubuh Kapolda Papua Barat beserta istri, bagi Ustaz Abdul Somad, menandakan betapa mereka menjunjung tinggi kehormatan tokoh-tokoh agama. Hal itu juga melambangkan bahwa di Papua Barat, kebinekaan tidak sekadar slogan, melainkan sudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Begitu beliau (Kapolda Papua Barat) dan istri menjaga kehormatan ustaz, agar tidak berfoto di samping ustaz tanpa mahrom dan tidak berhijab. Kebinekaan itu indah,” kata pendakwah yang juga dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau itu menutup pembicaraan.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA