Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Abu Sufyan bin Harb, Pemuka Jahiliyah Jadi Pembela Islam

Rabu 06 Dec 2017 16:21 WIB

Red: Irwan Kelana

 Ustaz Hepi Andi Bastoni rutin mengisi kajian Sirah Nabawiyah/ Sirah Sahabat di Masjid Alumni IPB Bogor, setiap Rabu, ba'da Maghrib sampai menjelang Isya.

Ustaz Hepi Andi Bastoni rutin mengisi kajian Sirah Nabawiyah/ Sirah Sahabat di Masjid Alumni IPB Bogor, setiap Rabu, ba'da Maghrib sampai menjelang Isya.

Foto: Dok Masjid Alumni IPB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Rasulullah bersabda,  “Yang terbaik di antara kalian pada masa jahiliyah adalah yang terbaik dalam Islam jika dia itu fakih (paham agama).” (HR Bukhari, no. 4689)

Di antara mereka yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah Abu Sufyan bin Harb. Kajian Sirah Shahabat The Series episode ke-88 Masjid Alumni IPB, Rabu (6/12) mengupas sosok Abu Sufyan bin Harb. Seperti biasa, kajian tersebut diisi oleh Ustaz Hepi Andi Bastoni. Waktunya ba’da shalat Maghrib sampai menjelang Isya.

Dalam informasi pendahuluan yang diterima Republika.co.id, Rabu (6/12), Ustaz Hepi Andi Bastoni menyebutkan, pada masa jahiliyah Abu Sufyan termasuk tokoh terhormat. Pada  masa mudanya, Abu Sufyan pemuka kabilah Abdu Syams.

Setelah Perang Badar, ia dinobatkan menjadi pemuka seluruh suku Quraisy setelah tewasnya Utbah bin Rabiah dan Abu Jahal. Setelah Perang Uhud, ia dinobatkan menjadi kepala semua kabilah dari keturunan Kinanah hingga peristiwa Fathu Makkah.

Ayahnya dulu Panglima Perang Bani Kinanah pada Perang Fijar melawan Suku Qais Ailan. Saudarinya adalah Ummu Jamil Arwa bintu Harb, istri Abu Lahab. Anaknya adalah Ummu Habibah, istri Nabi SAW. Muawiyah bin Abi Sufyan juga putranya, pendiri Daulah Umayyah di Damaskus.

“Namun, dengan segala kehormatan itu, Abu Sufyan sangat memusuhi Islam dan berupaya menghalangi orang masuk Islam,” ujar Hepi.

Setelah hijrah, kafilah dagang Abu Sufyan pernah mau dihadang oleh kaum Muslimin namun ia berhasil meloloskan diri. Inilah pemicu Perang Badar. Abu Sufyan pun memimpin langsung Perang Uhud dan Khandaq melawan kaum Muslimin.

Lalu, bagaimana kisahnya sehingga kondisinya menjadi berbalik membela Islam? Bahkan, ia pun ‘mempersembahkan’ matanya untuk membela agama Allah itu.

“Yuk kita hadiri kajian rutin Sirah Shahabat The Series bersama Ustaz Hepi Andi Bastoni. Pada kajian episode ke-88 ini, Ustaz Hepi akan mengupas sosok Abu Sufyan bin Harb, seorang tokoh yang sangat dihormati di masa Jahiliyah dan memusuhi Islam, lalu berbalik membela Islam,” kata Ketua DKM Masjid Alumni IPB Ustaz Iman Hilman.

Masjid Alumni IPB berlokasi di Botani Square, Bogor, Jawa Barat. Masjid tersebut rutin menggelar kajian setiap hari. Khusus hari Rabu, Masjid Alumni IPB mengadakan kajian sirah atau sejarah Rasulullah dan Sahabat. “Kajian sirah Rasulullah dan Sahabat ini diisi oleh Ustaz Hepi Andi Bastoni, mantan wartawan, penulis buku-buku Sirah Rasulullah dan Sahabat,” papar Iman Hilman.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan kajian di Masjid Alumni IPB terbuka untuk umum dan gratis. “Kami mengajak kaum Muslimin untuk berbondong-bondong menghadiri kajian Islam di Masjid Alumni IPB, setiap hari,” tutur Iman Hilman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA