Jumat 06 Mar 2026 10:32 WIB

Arab Saudi Cegat Tiga Rudal yang Targetkan Pangkalan Udara Prince Sultan

Rudal-rudal itu menargetkan Pangkalan Udara Prince Sultan di wilayah Al Kharj.

Para pekerja mengevakuasi kilang, yang terletak di selatan kota pelabuhan Jubail, Arab Saudi setelah dilaporkan adanya serangan pesawat tak berawak Iran pada Senin (2/3/2026).
Foto: Social Media via Reuters
Para pekerja mengevakuasi kilang, yang terletak di selatan kota pelabuhan Jubail, Arab Saudi setelah dilaporkan adanya serangan pesawat tak berawak Iran pada Senin (2/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Pertahanan Arab Saudi, mengumumkan pertahanan udaranya telah mencegat tiga rudal balistik dan dua drone yang menargetkan wilayah kerajaan pada Jumat (6/3/2026) dini hari. Rudal-rudal itu menargetkan Pangkalan Udara Prince Sultan di wilayah Al Kharj. 

Sementara, satu drone ditembak jatuh di Provinsi Timur dan drone kedua di Al Kharj. Dikutip dari Arab News, belum dapat dipastikan dari mana asal serangan rudal dan drone tersebut.

Baca Juga

Sebelumnya, pada Kamis (5/3/2026) dini hari, Kementerian Pertahanan Arab Saudi juga berhasil menetralkan tiga rudal jelajah yang menargetkan Al Kharj. Tindakan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah serangan drone berhasil dihentikan di atas kilang Ras Tanura di Provinsi Timur. Al-Kharj merupakan kawasan industri penting yang terletak sekitar 80 kilometer di tenggara ibu kota nasional, Riyadh. 

Pada 3 Maret 2026, pertahanan Saudi berhasil mencegat delapan drone di dekat Riyadh dan Al-Kharj. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh juga terkena serangan drone pada hari yang sama, yang menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan struktural ringan. Meskipun lokasi tersebut terkena serangan, Duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, dengan tegas membantah keterlibatan negaranya dalam pernyataan pada Kamis (5/3/2026) tersebut.

Eskalasi terbaru ini terjadi setelah kampanye serangan udara besar-besaran yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada Sabtu lalu, yang memicu gelombang serangan balasan dari Teheran terhadap aset-aset regional.

photo
Perbandingan Militer Iran-Israel - (Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement