Rabu 27 Sep 2017 04:31 WIB

Ini Strategi Dakwah Muslim Barbados

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko
Muslim Barbados usai melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah di sebuah masjid.
Foto: caribbeanmuslims.com
Muslim Barbados usai melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah di sebuah masjid.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Mulai akhir tahun 60-an dan awal 70-an sejumlah masyarakat Barbados keturunan Afrika telah menjadi Muslim. Tren ini berlanjut sampai sekarang dengan banyak orang mengekspresikan ketertarikan pada Islam. Banyak dari mereka tertarik sehingga memeluk Islam.

Islam didakwahkan dalam bentuk tulisan, dialog melalui radio, dan siaran televisi. Pendakwah juga berdatangan ke tempat umum, seperti sekolah, untuk mengisi kegiatan keislaman. Kegiatan tersebut dinilai efektif memperkuat keimanan. Orang-orang Muslim dari negaranegara tetangga Trinidad dan Guyana yang bermigrasi di sini juga menetap di Bridgetown dan membaur dengan masyarakat setempat.

Selama bertahun-tahun para pedagang ini membangun hubungan dengan orangorang Barbadian yang masih tetap saling menguntungkan. Anak-anak, cucu, dan cicit dari Muslim pertama di Bridgetown telah bergabung dalam semua segmen masyarakat. Sebagian dari mereka menjadi dokter, pengacara, insinyur, dan pegawai negeri. Mereka berkontribusi signifikan bagi perkembangan Bridgetown dan Barbados secara keseluruhan.

Saat Idul Fitri tahun 2002, Glyne Murray, yang saat itu menjabat sebagai senator dan menteri luar negeri Barbados, mengunjungi Muslim di sebuah masjid Kensington untuk acara spesial tersebut. Dia mengatakan, ada saja pihak yang menyerang Islam dengan kecurigaan dan syak wasangka yang jauh dari kebenaran.

Kita di Barbados memiliki kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita yang hidup dalam berbagai keyakinan dapat bersama-sama, seperti saudara laki-laki dan perempuan, karena kita tahu kita bekerja untuk satu hal, kehidupan yang lebih baik untuk diri kita sendiri dan Barbados yang lebih baik, kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement