Rabu 06 Sep 2017 17:57 WIB

Mengenal "Tinta Umat" Abdullah bin Abbas

Ustaz Hepi Andi Bastoni mengisi Kajian Sirah Nabawiyah dan Sejarah Islam di Masjid Alumni IPB Bogor, setiap Rabu, ba'da Maghrib.
Foto: Dok Masjid Alumni IPB
Ustaz Hepi Andi Bastoni mengisi Kajian Sirah Nabawiyah dan Sejarah Islam di Masjid Alumni IPB Bogor, setiap Rabu, ba'da Maghrib.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Ketika memasuki usia sekitar 6 tahun, anak itu tinggal di rumah Rasulullah SAW. Hubungan keduanya lebih dari sepupu bahkan adik dan kakak yang saling mengasihi. Dia menyediakan air wudhu untuk Nabi SAW. Tak jarang, anak itu ikut shalat di belakang Rasulullah SAW.

Jika Rasulullah  bepergian, dia membonceng di belakang. Hebatnya, anak itu dapat menyimpan dalam hati dan pikirannya segala peristiwa yang dilihat dan kata-kata yang didengarnya tanpa perlu alat tulis.

Siapakah sosok anak itu? Dialah Abdullah bin Abbas, putra paman Nabi SAW, Abbas bin Abdul Muththalib. Ketika Rasulullah SAW wafat, dia baru berumur 13 tahun. Usia yang masih sangat belia.

Namun, di usia ambang remaja itu, dia sudah menunjukkan kelebihan dengan kemampuan menghafal 1.660 hadits yang diterimanya langsung dari Nabi SAW. Hadits-hadits itu dicatat oleh Imam al-Bukhari dan Muslim dalam kitab Shahih.

Sikap takwanya patut diacungi jempol. Ilmunya layak diteladani. Ketawadhuannya luar biasa. Ia bahkan bersedia menuntun unta Zaid bin Tsabit, seorang ulama pencatat wahyu.  Dengan ilmu dan kemampuan debatnya, ia berhasil menyadarkan hampir 20 ribu orang Khawarij pada masanya.

Bagaimana kisah detil shahabat Nabi yang dijuluki dengan “Tinta Umat” ini? “Simak dalam Kajian Sirah Nabawiyah dan Sejarah Islam di Masjid Alumni IPB Bogor, Rabu (6/9) ba’da Maghrib. Kajian tersebut akan diisi oleh nara sumber tetap Ustaz Hepi Andi Bastoni,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Alumni IPB Iman Hilman kepada Republika.co.id, Rabu (6/9).

Iman menambahkan,  pada seri ke-78 ini, Kajian Sirah Nabawiyah dan Sejarah Islam Masjid Alumni IPB akan membahas sosok Abdullah bin Abbas. “Kami mengundang kaum Muslimin untuk bersama-sama menghadiri kajian tentang Abdullah bin Abbas yang digelari ‘Tinta Umat’. Semoga hal ini akan menambah cinta kita kepada Islam,” tutur Iman Hilman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement