Selasa 30 May 2017 19:26 WIB

Capaian Program Magrib Mengaji Meningkat Hingga 3.100 Masjid

Red: Ilham
Program Magrib Mengaji Kota Bandung. (ilustrasi).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Program Magrib Mengaji Kota Bandung. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku bahagia dengan capaian program Maghrib Mengaji yang meningkat signifikan. Sebanyak 3.100 masjid mengikuti kegiatan tersebut, meningkat dari 2.000-an masjid tahun lalu.

"Artinya, peningkatan ini menunjukan antusiasme warga menitipkan anak-anaknya untuk menjadi generasi Qurani luar biasa," kata Emil di Pendopo Kota Bandung, Selasa (30/5).

Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan, berdasarkan laporan dari bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Saat ini, jumlah masjid yang ada di Kota Bandung kurang lebih berjumlah 4.000-an.

Sedangkan yang mengikuti Maghrib Mengaji berjumlah 3.100 masjid. Dengan jumlah tersebut, mayoritas masjid di Kota Bandung melaksanakan Magrib mengaji. "Saya lagi bahagia, kenaikannya berdasarkan laporan dari Kesra. Jadi sebagai orang tua reugreug (tenang) anaknya jago ngaji dibanding diabur (dibiarkan) saja enggak jelas," kata dia.

Dengan peningkatan tersebut, pihaknya akan menambah anggaran untuk para guru ngaji yang ada di Kota Bandung, dari sebelumnya yang disiapkan Rp 6 miliar. Dana tersebut untuk mengakomodir semua guru yang mau mengorbankan waktunya mengajar mengaji. "Uang Rp 6 miliar untuk guru ngaji itu kurang. Nanti pada anggaran perubahan saya naikkan," ujar dia.

Menurutnya, dengan pencapaian tersebut, Pemkot Bandung tidak hanya mempercantik kota dengan membangun fasilitas-fasilitas umum seperti taman. Namun juga, upaya pembentukan mental spititual warga dilakukan secara berbarengan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement