Selasa 31 May 2016 12:53 WIB

Kemenag Pertahankan Menu Nusantara untuk Katering Haji

Rep: Hafidz Muftisanny/ Red: Achmad Syalaby
  Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis memimpin sidak katering haji di Makkah, Arab Saudi.
Foto: Republika/Ratna Puspita
Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis memimpin sidak katering haji di Makkah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN — Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Sri Ilham Lubis menjelaskan, pihaknya fokus memperbaiki layanan katering untuk mendongkrak kepuasan jamaah haji. Diketahui, Kemenag menargetkan naiknya tingkat kepuasan haji 2016 hingga mencapai angka 84 persen.

(Baca: Kemenag Targetkan Tingkat Kepuasan Haji Capai 84 Persen).

Menu masakan Nusantara akan dipertahankan. Namun ia mengakui kendala terbesar ada di kesediaan bahan baku dan bumbu yang cukup besar untuk jamaah haji Indonesia. Selain itu dari beberapa katering, belum ada standar rasa yang sama untuk menu Nusantara.

Pihaknya pun meluncurkan buku panduan menu Nusantara dan video tutorial memasak untuk nantinya dipelajari juru masak katering di Arab Saudi. "Harapannya kalau sudah ada buku resep dan tutorial video, semuanya akan standar nilai gizi dan rasanya," ungkap dia.

Pihaknya optimistis, dengan permintaan menu Nusantara dari sekarang pihak katering di Arab Saudi sudah bisa menyiapkan bahan dan bumbu untuk cita rasa Nusantara. "Tidak menutup kemungkinan mendatangkan dari Indonesia," sebutnya.

Guna mengantisipasi cuaca yang panas, jamaah juga akan disediakan bekal minuman yang cukup. Sri menyebut saat di Arafah jamaah akan mendapatkan tambahan air minum empat botol. Sri juga mengungkapkan PPIH juga akan menyediakan air dingin di tenda-tenda jamaah untuk konsumi dan kompres. "Saat tiba di pemondokan juga ada //welcome drink//," terang Sri. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement