Jumat 13 May 2016 21:30 WIB

AQL Gelar Takbir Akbar 'Masuk Surga Sekeluarga'

Pimpinan AQL Islamic Center ustadz Bachtiar Nasir.
Foto: Republika/Prayogi
Pimpinan AQL Islamic Center ustadz Bachtiar Nasir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Ar Rahman Qur’anic Learning (AQL)  Islamic Center menggelar Tabligh Akbar Ramadhan di Masjid negara Istiqlal, Jakarta, Sabtu (14/5), Pukul 08.00 -11.30 WIB.  Tabliq bertema “Masuk Surga Sekeluarga” itu bertujuan untuk menyiapkan mental keluarga selama menjalani ibadah di bulan puasa nanti. 

“Keluarga menjadi kunci persoalan yang selama ini melanda kita. Mari kembali kokohkan keluarga saat Ramadhan, sampai kita punya cita-cita Masuk Surga Sekeluarga.” kata KH Bachtiar Nasir (UBN) Pimpinan AQL Islamic Center dalam rilis resminya, Jumat (13/5). 

Masih menurut KH Bachtiar Nasir, masyarakat harus disiapkan untuk menghadapi ramadhan. Ramadhan itu tujuannya bukan hari raya saja, mudik saja, atau konsumsi ekonomi yang tinggi saja,  tetapi bagaimana kita dan keluarga bisa senantiasa lebih baik dari tahun ke tahun,” kata UBN yang baru saja meluncurkan buku berjudul “ Masuk Surga Sekeluarga’ yang menjadi  super best seller karena berhasil laku 12 ribu eks.

"Di tengah kebobrokan moral saat ini, maraknya pembohongan dan kebohongan publik, dan penghancuran kepribadian dan karakter anak-anak, komitmen kepada Allah SWT menjadi sangat penting. Jangan sampai anak kita beriman di rumah, tetapi di luar ia kufur akibat pergaulan," tegasnya.

Masih menurut UBN, agar negara ini menjadi negara luar biasa, yang diperlukan bukan hanya sekadar menyambung tali silaturrahim tapi menyambung tali dari generasi ke generasi.  Juga menanamkan rasa takut kepada Allah SWT, karena itu, sering-seringlah berkata kepada anak, “Nak, takutlah kepada Allah ! Nak, ada Allah yang selalu mengawasi setiap gerak-gerik kita. Nak, malulah kepada Allah ! Allah adalah sebaik-baiknya teman dalam kondisi apapun. Taat dan takutlah kepada-Nya. Agar tidak banyak korupsi, tambahnya. 

Anak-anak harus diajari takut dan adalah sabar dalam mencari keridhaan Tuhan. Sabar yang dimaksud adalah meninggalkan semua yang dilarang, dan perbuatan dosa, dengan menahan diri mereka untuk terjerumus ke dalamnya.

"Juga jangan sampai orang tua memojokkan salah satu anaknya ketika terjadi pertengkaran. Inilah sebuah kesalahan pola asuh, yang menyebabkan anak menjadi tidak nyaman dirumah. Sejak kecil orang tua harus mendidik bagaimana agar anak-anaknya mampu menghadapi kejahatan dan membalasnya dengan kebaikan," lanjutnya.

Selain itu, Tabligh Akbar yang dihadiri dua dai kondang, KH. Bachtiar Nasir dan KH. Yusuf Mansyur kali ini, juga menjadi sarana peluncuran gerakan Ma’idaturrahman, yaitu gerakan berbagi hidangan khususnya paket berbuka puasa (takjil) bagi warga Jakarta dan daerah sekitarnya yang terjebak kemacetan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Gerakan Ma’idaturrahman bisa diakses diwww.maidaturrahman.com .

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement