Rabu 11 May 2016 02:12 WIB

3 Masjid Target Zionisme

Yerusalem
Foto: infopalestina
Yerusalem

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meletusnya konflik berkepanjagan di tanah suci, Yerussalem, Palestina, bermula ketika gerakan Zionisme mulai menunjukkan ambisinya setelah mendapatkan bantuan dari tentara sekutu. 

 

Zionisme yang merupakan gerakan tersebar di seluruh dunia ini tujuan awalnya kembali ke Bukit Zion, tempat berdirinya Kota Yerussalem. 

Awalnya, gerakan yang muncul abad ke-19 ini ingin mendirikan negara Yahudi (Israel) di Afrika. Namun, setelah mengetahui Dinasti Ottoman di bawah Khalifah Ustmaniyah lemah, akhirnya mereka mengubah tujuannya menjadi ke Yarusalem dan Palestina untuk mendirikan negara Yahudi.

Seiring pengaruh Turki Ottoman semakin melemah, ditambah ada dukungan negara-negara sekutu, imigran zionis berduyun-duyun datang ke Palestina.  Imigrasi besar-besaran ini berubah menjadi penjajahan saat mereka berhasil menguasai ekonomi, sosial, dan politik di Palestina dengan dukungan Inggris.

Setelah Zionis menguasai hampir sebagian besar Yerussalem dan Palestina, Zionis Israel atas nama agama mengklaim bahwa seluruh tempat, termasuk masjid di Yerussalem, merupakan bagian dari tanah yang dijanjikan Tuhan untuk mereka.

Untuk mendapatkan apa yang ada di Yarusalem dan Palestina serta tempat suci umat Islam lainnya, mereka melakukan gerakan yang dikenal dengan Yahudisasi. Inilah tiga tempat suci umat Islam yang mereka klaim sebagai tempat pemberian Tuhan: 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement