Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

'Masjid Raya Sumbar Simbol Ikatan Minangkabau dan Sunda'

Kamis 21 Feb 2019 19:53 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Nashih Nashrullah

Masjid Raya Sumatra Barat

Masjid Raya Sumatra Barat

Foto: ROL/Havid Al Vizki
Desainer Masjid Raya ini berasal dari Kantor Urbane Indonesia Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan salah satu ikon kota Padang yakni Masjid Raya Sumatra Barat. Masjid ini merupakan bukti ukhuwah islamiyyah antara masyarakat Minangkabau dan masyarakat Sunda. 

Baca Juga

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan desainer masjid raya yang terletak di Jalan Raya Khatib Sulaiman, Kota Padang itu berasal dari Jawa Barat. Lebih tepatnya dikerjakan Kantor Urbane Indonesia, tempat Emil dulu bekerja sebagai arsitek. 

"Yang mendesainnya orang Jawa Barat Kang Rizal Muslimin. Kebetulan hasil lelang, yang menang kantor saya saat itu," kata Emil di Padang, Kamis (21/2). 

Walau tahu bagaimana proses pengerjaan Masjid Raya Sumbar ini, Emil tetap saja merasa takjub melihat hasilnya sampai sekarang.

Di mata Emil, Masjid Raya Sumbar sangat membanggakan bagi siapapun yang mengunjunginya. 

Emil yakin masyarakat Sumbar juga pasti bangga punya masjid ikonik yang letaknya berada di tengah kota. 

Dalam kunjungannya ke Padang, Emil menyempatkan shalat Shubuh berjamaah di Masjid Raya Sumbar. 

Tak hanya itu mantan wali Kota Bandung itu kabarnya juga diberi kesempatan menyampaikan kuliah tujuh menit. 

Emil menceritakan kepada jamaah tentang proses pembangunan Masjid Raya Sumbar. 

Emil sejak Rabu (20/2) kemarin berada di Kota Padang untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).  

Emil kemudian bercerita tentang makanan khas sumbar yang menjadi favoritnya. Yaitu rendang. 

Emil merasa memang hampir semua orang Indonesia menyukai rendang. Tak heran kalau masakan Rendang sudah terkenal sampai mancanegara. "The best food in the world  adalah rendang," ujar Emil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA