Rabu 30 Sep 2026 23:41 WIB

Penjelasan Berikut Ini Bantah Mereka yang Mengingkari Adanya Siksa Kubur

Siksa kubur diperkuat dalil dari Alquran dan sunnah.

Bunga-bunga ditaburkan di atas makam yang terendam banjir di TPU Semper, Jakarta Utara, Ahad (15/2/2026).
Foto: Republika/Thoudy Badai
Bunga-bunga ditaburkan di atas makam yang terendam banjir di TPU Semper, Jakarta Utara, Ahad (15/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Siksa kubur merupakan perkara yang benar-benar akan terjadi setelah manusia meninggal dunia.

Alquran dan hadits menjadi landasan utama tentang adanya siksa di alam barzakh, sebelum manusia dibangkitkan dan menjalani penghisaban pada hari kiamat.

Baca Juga

Sejumlah ayat Alquran, termasuk Surah At-Taubah ayat 101 dan Surah Gafir ayat 45-46, menjelaskan tahapan azab yang dialami manusia.

Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shuffi dalam bukunya Al-Mautu wa alamul barzakh, al-hisab wal aidhu alal-latu al-mizan-al-mushaf-ashshirath-anwa'us syafa'ah menerangkan, siksa kubur benar-benar akan terjadi. Dalilnya adalah Alquran dan As-Sunnah.

Selain keduanya, dalil yang qath’i tidak ada. Siksaan tersebut bisa diterima akal dan tidak bertentangan dengan logika manusia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِّنَ الْاَعْرَابِ مُنٰفِقُوْنَ ۗوَمِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ مَرَدُوْا عَلَى النِّفَاقِۗ لَا تَعْلَمُهُمْۗ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْۗ سَنُعَذِّبُهُمْ مَّرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّوْنَ اِلٰى عَذَابٍ عَظِيْمٍ ۚ

Wa mimman ḥaulakum minal-a‘rābi munāfiqūn(a),wa min ahlil-madīnati maradū ‘alan nifāq(i), lā ta‘lamuhum, naḥnu na‘lamuhum, sanu‘ażżibuhum marrataini ṡumma yuraddūna ilā ‘ażābin ‘aẓīm(in).

“Di antara orang-orang Arab Badui yang (tinggal) di sekitarmu ada orang-orang munafik. (Demikian pula) di antara penduduk Madinah (ada juga orang-orang munafik), mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Engkau (Nabi Muhammad) tidak mengetahui mereka, tetapi Kami mengetahuinya. Mereka akan Kami siksa dua kali, kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.” (QS At-Taubah Ayat 101)

Kehidupan manusia melewati tiga fase, yakni dunia, alam barzakh setelah kematian, dan hari kiamat setelah kebangkitan.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi