Ahad 09 Aug 2026 14:29 WIB

Di Mana Allah Meletakkan Ridha dan Murka?

Allah SWT memerintahkan hamba yang beriman untuk menuju ampunan.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Seorang Muslim sedang berdoa (ilustrasi). Islam tidak mengenal hukum karma, namun Islam meyakini bahwa perbuatan manusia pasti akan menghasilkan balasan yang setimpal.
Foto: Dok. Freepik
Seorang Muslim sedang berdoa (ilustrasi). Islam tidak mengenal hukum karma, namun Islam meyakini bahwa perbuatan manusia pasti akan menghasilkan balasan yang setimpal.

REPUBLIKA.CO.ID, Keridhaan dan kemurkaan Allah SWT bukan sesuatu yang tidak diketahui manusia. Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad menjelaskan bahwa dengan kehendak-Nya, Allah SWT meletakkan keridaan-Nya pada ketaatan dan kemurkaan-Nya pada perbuatan maksiat.

Setiap perbuatan manusia selalu berhadapan dengan dua kemungkinan, yakni keridhaan atau kemurkaan Allah SWT. Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad mengingatkan bahwa Allah SWT telah menetapkan kehendak-Nya: ketaatan menjadi sebab keridhaan-Nya, sedangkan maksiat menjadi sebab kemurkaan-Nya.

Baca Juga

Dalam kitab Risalatul Mudzakarah Maal Ikhwanul Muhibbin Min Ahli Khair Wad Din diterangkan, dengan kehendak-Nya, Allah SWT telah menjadikan keridhaan-Nya terletak pada ketaatan kepada-Nya. Kemurkaan-Nya terletak pada perbuatan maksiat kepada-Nya.

Dengan kehendak-Nya, Allah SWT menjanjikan bagi siapa saja yang mentaati-Nya akan masuk ke dalam surga-Nya dengan sebab rahmat-Nya, dan mengancam siapa saja yang menentang-Nya akan dimasukkan ke dalam neraka-Nya dengan sebab keadilan dan kebijaksanaan-Nya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ ۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ يُدْخِلْهُ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَا ۗ وَذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

Itu adalah batas-batas (ketentuan) Allah. Siapa saja yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Mereka) kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang sangat besar. (QS An-Nisa Ayat 13)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمَنْ يَّعْصِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَيَتَعَدَّ حُدُوْدَهٗ يُدْخِلْهُ نَارًا خَالِدًا فِيْهَاۖ وَلَهٗ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ

Siapa saja yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya serta melanggar batas-batas ketentuan-Nya, niscaya Dia akan memasukkannya ke dalam api neraka. (Dia) kekal di dalamnya. Baginya azab yang menghinakan. (QS An-Nisa Ayat 14)

Allah SWT telah memerintahkan para hamba-Nya yang beriman agar segera menuju ampunan Allah SWT dan surga-Nya. Supaya mereka menjaga diri mereka dan keluarga mereka dari api neraka dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

photo
Kaligrafi Allah, Muhammad, dan gambar bunda Maria di Hagia Sophia. - (google.com)

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi