Rabu 23 Sep 2026 06:40 WIB

Dosa Menjadi Penyebab Penyakit Hati, Begini Cara Mengobatinya

Dosa tidak hanya berdampak pada perilaku manusia.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Muhammad Hafil
Ilustrasi dosa dan maksiat
Foto: Dok Republika
Ilustrasi dosa dan maksiat

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Dosa tidak hanya berdampak pada perilaku manusia, tetapi juga dapat mengubah kondisi hati dari sehat dan lurus menjadi sakit dan runtuh. Penyakit hati tersebut tidak dapat disembuhkan dengan obat fisik, melainkan dengan meninggalkan maksiat dan melawan hawa nafsu yang menyesatkan.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam bukunya Ad-Da' wa ad-Dawa menjelaskan bahwa dosa bisa mengubah hati, dari sehat dan lurus menjadi sakit dan runtuh. Karena dosa, hati akan tetap sakit dan payah. Makanan yang bergizi untuk santapan hidup tidak bermanfaat baginya. Bekas penyakit ada di badan dan, dosa menjadi penyakit hati. Tidak ada obat untuk menyembuhkannya selain meninggalkan maksiat.

Baca Juga

Orang-orang yang telah datang dan pergi menuju Allah sepakat bahwa hati tidak diberi cita-cita, hingga ia sampai kepada Tuhannya. Hati juga tak akan sampai kepada Tuhannya kecuali ia benar, sehat, dan bersih.

Keadaan sehat, benar, dan bersih tidak akan tercapai bila penyakitnya tidak hilang. Di sinilah jiwanya membutuhkan obat. Untuk itu, hati harus bertentangan dengan hawa nafsu. Hawa nafsu adalah penyakit yang dapat disembuhkan hanya dengan menentang kehendaknya. Ketika telah kronis, penyakit ini akan membunuh.

photo
Infografis Penyebab Dosa dan Maksiat - (Dok Republika)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi