REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Bagaimana seorang Muslim mengetahui bahwa Allah SWT sedang mengingat dirinya? Imam Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengutip kisah seorang tabi'in bernama Tsabit al-Bunani yang menjelaskan bahwa seorang hamba dapat mengetahui hal itu ketika ia senantiasa mengingat Allah melalui dzikir.
Dalam Ihya Ulumuddin dikisahkan kisah Tsabit al-Bunani, seorang dari generasi tabi’in yang dikenal sebagai seorang ahli hadits dan orang yang istiqomah membaca Alquran setiap hari.
Imam Al Ghazali menyebut Tsabit al-Bunani sebagai seorang ulama yang ahli hikmah. Tsabit al-Bunani pernah mengatakan, "Sesungguhnya aku mengetahui kapan Rabbku, Allah 'Azza wa Jalla, ingat kepadaku."
Orang-orang yang mendengar pernyataan Tsabit al-Bunani itu tentu saja segera mengajukan pertanyaan kepadanya, "Bagaimana kamu bisa mengetahui hal itu?"
Tsabit al-Bunani menjawab, "Jika aku ingat kepada-Nya, maka Dia (Allah) pasti akan ingat kepadaku."