Rabu 29 Jul 2026 10:20 WIB

Adab Santri saat Masuk ke Majelis

Hendaknya santri tersebut memulainya dengan mengucap salam.

Ilustrasi Pondok Pesantren
Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI
Ilustrasi Pondok Pesantren

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada adab yang perlu diperhatikan oleh seorang murid atau santri ketika masuk kelas atau majelis. Hadratussyekh KH Hasyim Asyari dalam kitab Adab al Alim wa al Mutaalim menuliskan, hendaklah santri tersebut memulainya dengan mengucap salam kepada yang hadir pada majelis tersebut.

Adapun salam diucapkan dengan suara yang bisa mereka dengar dengan jelas, apalagi jika ada gurunya. Maka, dia harus hormat dan memuliakannya. Begitu juga apabila santri hendak keluar dari majelis tersebut.

Baca Juga

Kiai Hasyim Asyari menjelaskan, apabila seorang murid mengucapkan salam pada sebuah majelis, maka hendaknya ia tidak melewati orang yang sudah ada di tempat tersebut untuk mendekat pada sang guru. Hendaknya, ia duduk di ujung ia datang, kecuali apabila sang guru, atau jamaah yang lain memintanya untuk maju ke depan, maka tidak ada masalah apabila murid itu maju melewati orang yang hadir dalam majelis itu.

Seorang murid tidak boleh mengambil tempat duduk orang lain atau berdesak-desakan dengan sengaja, dan apabila ada orang lain yang menawarkan tempat duduknya, maka janganlah ia menerimanya kecuali jika ada kemashlahatan yang juga diketahui orang lain. 

Atau, jika orang banyak akan memperoleh manfaat, karena ketika berdekatan dengan gurunya, maka ia bisa menjelaskan persioalan, atau jika yang baru datang itu seseorang yang sudah tua atau berpengaruh. 

Kiai Hasyim Asyari menekankan, murid atau santri tidak boleh bertempat duduk di tengah-tengah pertemuan, di depan seseorang kecuali karena terpaksa, atau duduk di antara dua orang sahabat kecuali mereka merelakannya, ataupun duduk di atas orang yang lebih mulia dibanding dirinya sendiri.

Hendaknya seorang santri ketika membahas sebuah pelajaran berkumpul dengan teman-temannya. Agar, ketika guru menjelaskan pelajaran maka materi pelajaran bisa utuh dan tidak terganggu.

photo
Santri (ilustrasi) - (Dok Republika)

Berita Lainnya

Rekomendasi