Rabu 29 Jul 2026 08:07 WIB

Amalan yang Dirindukan Orang Mati, Mendekatkan Diri Kelak dengan Rasulullah SAW

Sujud adalah amalan yang sangat dengan Allah SWT.

Ilustrasi sujud.
Foto: Dok Republika
Ilustrasi sujud.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Di antara seluruh gerakan dalam shalat, sujud menempati posisi yang paling istimewa. Saat seorang hamba berdiri, ia sedang beribadah.

Saat rukuk, ia sedang mengagungkan Allah SAW. Namun ketika sujud, ia berada pada puncak ketundukan dan penghambaan kepada Tuhannya.

Baca Juga

Sujud adalah simbol kehinaan manusia di hadapan Sang Pencipta. Dahi yang menjadi lambang kemuliaan dan kehormatan manusia justru ditempelkan ke tanah. Akan tetapi, di situlah letak keagungannya.

Semakin rendah seorang hamba merendahkan dirinya di hadapan Allah, semakin tinggi Allah mengangkat derajatnya.

Tidak mengherankan jika Rasulullah SAW menjadikan banyaknya sujud sebagai salah satu jalan utama menuju surga dan kedekatan dengan beliau di akhirat.

Kisah ini bermula dari seorang sahabat sederhana bernama Rabi'ah bin Ka'ab Al-Aslami RA. Ia bukan orang kaya, bukan pemilik kekuasaan, dan bukan tokoh yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat.

Ia hanyalah seorang sahabat yang hidup dalam kesederhanaan dan mengabdikan dirinya untuk melayani Rasulullah SAW.

Rabi'ah bercerita bahwa ia sering bermalam di dekat Rasulullah SAW. Ia menyiapkan air untuk wudhu dan membantu berbagai keperluan beliau.

Suatu hari Rasulullah SAW berkata kepadanya, "Mintalah." Sebuah kesempatan yang sangat langka.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi