Kamis 23 Apr 2026 18:30 WIB

Jangan Menunda-nunda Tobat

Sesungguhnya, Allah Mahapenerima tobat.

ILUSTRASI Bertobat kepada Allah
Foto: Edwin Putranto/Republika
ILUSTRASI Bertobat kepada Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika telah datang pengakuan dalam diri seorang Muslim tentang segala dosa yang pernah diperbuat, maka ia semestinya bersegera melakukan pertobatan.

Jangan pernah menunda-nunda tobat dan bersegeralah bertobat. Allah SWT berfirman dalam Alquran surah Ali Imran ayat ke-90.

Baca Juga

اِنَّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا بَعۡدَ اِيۡمَانِهِمۡ ثُمَّ ازۡدَادُوۡا كُفۡرًا لَّنۡ تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡ‌ۚ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الضَّآ لُّوۡنَ

"Sungguh, orang-orang yang kafir setelah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, tidak akan diterima tobatnya, dan mereka itulah orang-orang yang sesat."

Prof Quraish Shihab dalam kitab Tafsir Al-Mishbah menjelaskan, ayat tersebut merupakan sebuah anjuran untuk bergegas dan tidak menunda tobat.

Kepada mereka yang melakukan kekufuran maka diperingatkan-Nya agar tidak menambah kekufuran di atas kekufuran, baik dengan menambah kualitas atau kuantitas kekufuran maupun masanya.

Seorang yang menunda-nunda pertobatan dari pelanggaran tertentu, berarti menambah masa kekufurannya dan seseorang yang melakukan kekufuran di samping kekufuran yang selama ini dilakukannya, maka dia pun pada hakikatnya menambah kekufurannya.

Untuk itulah, kata Prof Quraish Shihab, ayat tersebut antara lain merupakan dorongan untuk seorang Mukmin segera bertobat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement