Jumat 05 Jun 2026 22:11 WIB

Kemenhaj Minta Jamaah Haji Jaga Paspor agar Proses Kepulangan Lancar

Jamaah juga diminta patuhi aturan bagasi dan larangan bawa air zamzam dalam koper.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah haji mengikuti prosesi penyambutan saat tiba di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2026) dini hari. Sebanyak 391 orang haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Makassar telah tiba di tanah air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin usai melaksanakan ibadah haji 1447 H.
Foto: ANTARA FOTO/Arnas Padda
Jamaah haji mengikuti prosesi penyambutan saat tiba di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/6/2026) dini hari. Sebanyak 391 orang haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Makassar telah tiba di tanah air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin usai melaksanakan ibadah haji 1447 H.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Penyelenggaraan ibadah haji 2026 memasuki fase kepulangan. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengingatkan seluruh jamaah haji Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya selama fase kepulangan.

Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting dan menjadi syarat utama dalam proses pemulangan jamaah dari Arab Saudi menuju Indonesia.

Baca Juga

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan jamaah haji perlu memberikan perhatian khusus terhadap dokumen perjalanan dan barang bawaan agar proses kepulangan berjalan lancar.

"Kami mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya dan tidak sampai hilang. Simpan paspor di tempat yang aman, mudah dijangkau, dan selalu dalam pengawasan. Kehilangan paspor dapat menghambat proses kepulangan dan memerlukan penanganan administratif tambahan," ujar Ichsan Marsha dalam siaran persnya, Kamis (4/6/2026).

Jika terjadi kehilangan paspor, jamaah diminta segera melapor kepada ketua kloter maupun petugas haji agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Sampai hari kedua fase kepulangan, sebanyak 44 kelompok terbang (kloter) dengan total 17.445 jamaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 kloter atau 15.086 jamaah dan petugas telah tiba di Tanah Air.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi