Jumat 20 Mar 2026 08:05 WIB

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Sholat Id di Bandung, Khatib Soroti Masalah Sosial Jabar

Khatib mengingatkan pentingnya disiplin dan kepedulian sosial kepada ribuan jamaah.

Rep: M. Fauzi Ridwan/ Red: Gita Amanda
Ribuan jamaah Muhammadiyah melaksanakan sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Lodaya, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (20/3/2026) pagi.
Foto: M Fauzi Ridwan./ Republika
Ribuan jamaah Muhammadiyah melaksanakan sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Lodaya, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (20/3/2026) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan jamaah Muhammadiyah menggelar Sholat Idul Fitri 1447 Hijriyah di Lapangan Lodaya, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (20/3/2026) pagi. Khatib yang menjadi penceramah yaitu Prof Hilman Latif.

Sholat Idul Fitri dimulai pukul 06.30 WIB dan dilanjutkan dengan ceramah. Dalam ceramahnya, khatib menyoroti permasalahan sosial seperti judi online, pengangguran, dan tingginya angka perceraian di Jawa Barat.

Baca Juga

Oleh karena itu, khatib mengajak jamaah Muhammadiyah untuk menjadi keluarga dan pribadi yang unggul. Ia mengajak umat Muslim untuk tidak berleha-leha. "Bangsa yang besar, bangsa yang disiplin, mampu memanfaatkan waktu kehidupan secara produktif dan bermanfaat, berdisiplin dalam belajar mencari ilmu dan mengembangkan pengetahuan," ucap dia di hadapan jamaah, Jumat (20/3/2026).

Ia mengatakan Indonesia dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia harus maju dan sukses. Selain itu, mulia dan penuh kedisiplinan. "Menjadi pribadi disiplin bisa memberikan manfaat kepada orang lain," kata dia.

Manajer Regional Lazis Jabar Sani Sonjaya mengatakan jumlah jamaah yang melaksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Lodaya mencapai 3.000 sampai 5.000 orang. Ia berharap pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjalan dengan baik dan lancar.

"Untuk jamaah tadi ada yang dari Lembang, Cimahi, juga ada yang memaksakan datang ke sini, tetapi mayoritas masyarakat Muhammadiyah di sekitar Lapangan Lodaya," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement