Jumat 20 Mar 2026 00:05 WIB

Idul Fitri 2026, Haedar Nashir Ajak Umat Peduli Palestina dan Iran

Ketum Muhammadiyah menyerukan kepedulian lintas batas di momentum Idul Fitri.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.
Foto: Dok. Republika
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, mengajak umat Islam menjadikan momentum Idul Fitri 1447 Hijriyah sebagai titik awal memperkuat kepedulian sosial dan membangun persaudaraan lintas batas.

Pesan tersebut disampaikan Haedar dalam Refleksi Idul Fitri pada Kamis (19/3/2026), menjelang perayaan Idul Fitri yang ditetapkan Muhammadiyah jatuh pada Jumat (20/3/2026).

Baca Juga

Menurut Haedar, Idul Fitri tidak sekadar menjadi perayaan kemenangan spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat “pengaman jaringan sosial” melalui sikap berbagi dan peduli, baik di tingkat nasional maupun global.

Ia menegaskan kepedulian itu perlu menjangkau masyarakat luas tanpa sekat, termasuk kepada saudara-saudara di berbagai belahan dunia seperti Palestina dan Iran yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Memberi adalah panggilan dari semangat keberislaman kita untuk siapa pun tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, golongan, dan bangsa. Dan itulah yang harus kita hidupkan setelah bulan Ramadhan,” ujar Haedar dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (19/3/2026).

Selain kepedulian sosial, Haedar juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai yang ditempa selama Ramadhan, salah satunya kemampuan menahan amarah. Ia mengingatkan bahwa sifat marah memang manusiawi, tetapi tidak boleh berkembang menjadi sikap berlebihan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement