REPUBLIKA.CO.ID,ALOR GAJAH -- Bagi para pemburu bambu, kedatangan Ramadhan setiap tahunnya membawa peluang untuk meningkatkan pendapatan mereka karena permintaan bambu yang digunakan untuk membuat makanan lemang meningkat tajam menjelang Idul Fitri.
Mohd Alias Mohd Hashim (51 tahun) dari Felda Hutan Percha di Malaysia, mengatakan bahwa telah menerima pesanan sekitar 500 batang bambu dari pelanggan di seluruh negeri untuk menyiapkan makanan khas yang disebut lemang untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Pesanan biasanya datang sebelum Ramadhan, jadi saya dan seorang teman mulai mencari bambu di hutan sekitar Alor Gajah dan Tampin untuk memastikan pasokan lebih awal guna memenuhi permintaan,” katanya kepada Bernama.
“Saya biasanya pergi di pagi hari untuk mencari bambu dan kembali di sore hari sebelum menyimpannya di rumah,” katanya, dikutip dari laman Malay Mail, Rabu (18/3/2026)
Mohd Alias, yang juga seorang penyadap karet, mengatakan pelanggan yang memesan biasanya mulai mengambil bambu mereka sekitar seminggu sebelum Ramadhan.
Ia menjual bambu lemang seharga 2 Ringgit Malaysia (Rp 8.500) per batang dan dapat memperoleh penghasilan antara 1.000 sampai 1.500 Ringgit Malaysia (Rp 4 sampai Rp 6 juta) selama bulan Ramadhan.
Selain memasok bambu, ia juga membuka kios yang menjual lemang, khususnya tiga hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, dengan harga mulai dari 12 Ringgit Malaysia hingga 16 Ringgit Malaysia (Rp 50 ribu sampai Rp 70 ribu) per batang tergantung ukurannya.
“Istri saya menyiapkan rendang ayam kampung dengan daun maman, yang kami jual seharga 10 Ringgit Malaysia per bungkus untuk melengkapi lemang yang disajikan kepada tamu,” katanya.
“Selama tiga hari itu, kami bekerja keras menyiapkan bambu, lemang, dan rendang untuk pelanggan, dan kami mungkin akan terus berjualan pada hari kedua Hari Raya jika ada pesanan tambahan,” ujarnya.




