Selasa 17 Mar 2026 19:46 WIB

Lihat Kerusakan Fatal Akibat Rudal Hizbullah yang Sukses Hancurkan Nahariya Israel

Hizbullah tegaskan siap mendukung Iran.

Artileri Israel menembakkan peluru ke sasaran di Lebanon di dekat perbatasan Israel-Lebanon, 15 Maret 2026.
Foto: EPA/ATEF SAFADI
Artileri Israel menembakkan peluru ke sasaran di Lebanon di dekat perbatasan Israel-Lebanon, 15 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Tentara Israel mengumumkan serangan langsung yang menimpa sebuah bangunan di pemukiman Nahariya di Galilea (utara) pada Senin (16/3/2026) malam disebabkan roket yang diluncurkan dari Lebanon.

Dikutip Aljazeera, Selasa (17/3/2026), rekaman video memperlihatkan jatuhnya roket, ledakan, serta kebakaran dan kerusakan parah di bangunan yang menjadi sasaran.

Baca Juga

Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan dalam sebuah pernyataan mengatakan para pejuangnya menargetkan peRmukiman Nahariya di utara Palestina yang diduduki dengan serangan roket dan sekelompok drone serang.

Pernyataan tersebut menambahkan, serangan itu dilakukan untuk membela Lebanon dan rakyatnya, serta sebagai bagian dari peringatan yang sebelumnya telah disampaikan oleh perlawanan kepada penduduk pemukiman tersebut.

Mereka menyebutkan, operasi tersebut dilaksanakan pada pukul enam sore Senin kemarin.

Saluran TV Israel Channel 15 mengutip pernyataan militer yang menyebutkan pemeriksaan lapangan menunjukkan, roket yang menghantam bangunan di Nahariya diluncurkan dari wilayah Lebanon, bukan roket pencegat seperti yang diduga setelah serangan tersebut.

Dalam konteks yang sama, polisi Israel melaporkan bahwa sebuah gedung di Nahariya terkena serangan roket yang diluncurkan dari Lebanon.

Sementara Channel 13 Israel mengutip tim ambulans yang menyebutkan bahwa enam orang terluka telah dievakuasi dari dalam gedung yang terkena serangan langsung tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh شبكة قدس | Quds network (@qudsn)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement