Selasa 17 Mar 2026 12:00 WIB

Kisah Dakwah Nabi Ilyas

Nabi Ilyas diutus kepada masyarakat Baalbek, tergolong Bani Israil.

ILUSTRASI Nabi Ilyas berdakwah pada kaumnya, termasuk mereka yang menyembah Berhala Baal. Ilustrasi Kuil Baal di Palmyra.
Foto: Wikipedia
ILUSTRASI Nabi Ilyas berdakwah pada kaumnya, termasuk mereka yang menyembah Berhala Baal. Ilustrasi Kuil Baal di Palmyra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terdapat puluhan nabi dan rasul yang disebutkan dalam Alquran. Seorang di antaranya adalah Ilyas AS. Allah SWT memujinya sebagai sosok yang termasuk orang-orang saleh (QS al-An’am: 85).

Alquran menceritakan, Ilyas AS adalah seorang nabi dan rasul yang diutus oleh Allah kepada kaumnya, Bani Israil. Sayangnya, kebanyakan mereka tidak mau menerima dakwah sang nabi, yakni menyembah hanya kepada Allah. Dengan lancangnya, para pembangkang itu justru memuja berhala, termasuk yang paling besar yang bernama Baal.

Baca Juga

Dalam surah as-Shaffat ayat ke-123 hingga 132, dijelaskan secara ringkas riwayat perjuangan Nabi Ilyas AS. “Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul. (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, ‘Mengapa kamu tidak bertakwa? Patutkah kamu menyembah Ba’l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik pencipta. (Yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?’

Namun mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka), kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa), Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. ‘Selamat sejahtera bagi Ilyas.’ Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.”

Menurut Syauqi Abu Khalil dalam buku Atlas al-Qur'an, Nabi Ilyas AS diutus oleh Allah kepada kaum Bani Israil di daerah Ba'labak. Keterangan yang sama juga disampaikan Sami bin Abdullah al-Maghluts dalam karyanya, Atlas Sejarah Nabi dan Rasul.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement