Selasa 14 Apr 2026 19:50 WIB

Ini 5 Penghalang Sifat Saleh

Ali bin Abi Thalib menyampaikan nasihat tentang 5 penghalang kebaikan.

Rep: Fuji Eka Permana,/ Red: Hasanul Rizqa
ILUSTRASI Sifat saleh dapat terhalang oleh kelima sifat ini.
Foto: Karta/Republika
ILUSTRASI Sifat saleh dapat terhalang oleh kelima sifat ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sayyidina Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa ada lima perkara yang menjadi kendala bagi manusia untuk menjadi saleh. Petuahnya dikutip oleh Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani dalam buku Nashaihul Ibad.

لَوْلَا خَمسُ خِصَالٍ لَصَارَ النَّاسُ كُلُّهُمْ صَالِحِينَ : القَنَاعَةُ

Baca Juga

بِالْجَهْلِ وَالْحِرْصُ عَلَى الدُّنْيَا وَالشَّحُ بِالْفَضْلِ وَالرِّيَا فِي العَمَلِ وَالإِعْجَابُ بِالرَّأْيِ .

Diriwayatkan bahwa Sayyidina Ali bin Abi Thalib berkata, "Seandainya tidak ada lima perkara, niscaya semua manusia akan menjadi orang saleh. Kelimanya adalah (bahwa manusia) puas dengan kebodohannya, rakus terhadap dunia, kikir memberikan kelebihan yang ada, pamer (riya) dalam beramal, dan membangga-banggakan akalnya."

Puas dengan kebodohan

Kebodohan yang dimaksudkan disini adalah bersikap mengabaikan perlunya mengetahui ilmu-ilmu agama. Berkaitan dengan kepuasan orang yang bodoh ini, Nabi Muhammad SAW bersabda sebagai berikut.

"Allah murka terhadap setiap ilmuwan dunia, tetapi bodoh ilmu akhirat" (HR Imam Hakim).

Ad-Dailami juga meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda, "Dosa orang yang alim itu satu, tetapi dosa orang yang bodoh itu terhitung dua."

Rakus terhadap dunia

Mengenai perkara ini, Nabi Muhammad SAW telah menegaskan di dalam sabdanya sebagai berikut.

"Zuhud terhadap dunia, itu akan menjadikan hati dan badan enak, sedangkan cinta kepadanya itu akan menjadikan hati dan badan lelah."

Enggan berbagi

Imam Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut.

"Alangkah baiknya dunia bagi orang yang menjadikannya sebagai bekal untuk akhiratnya hingga ia diridhai Tuhannya. Alangkah jeleknya dunia bagi orang yang dihalangi olehnya dari akhiratnya dan dicegah dari ridha Tuhannya."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement