Senin 16 Mar 2026 23:55 WIB

PBB Bunyikan Alarm, Islamofobia Global Meningkat Tajam

Islamofobia meningkat tajam di berbagai negara.

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah
Sekelompok wanita berunjuk rasa di Prancis menuntut dihentikannya Islamofobia. (ilustrasi)
Foto: Christophe Petit/EPA
Sekelompok wanita berunjuk rasa di Prancis menuntut dihentikannya Islamofobia. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Volker Türk memperingatkan meningkatnya gelombang kebencian terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia.

Ia menyerukan tindakan mendesak dari pemerintah, perusahaan teknologi, dan masyarakat untuk menanggulangi Islamofobia yang kian meluas.

Baca Juga

Peringatan itu disampaikan bertepatan dengan International Day to Combat Islamophobia yang diperingati setiap 15 Maret.

Dalam pernyataannya, Türk mengatakan umat Muslim di seluruh dunia menghadapi peningkatan permusuhan dan diskriminasi, baik secara langsung maupun melalui ruang digital.

“Pada Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia ini, kita menghormati umat Muslim di seluruh dunia, yang kontribusinya membuat komunitas lebih kuat dan masyarakat lebih kaya,” ujar Türk melalui pernyataan di media sosial seperti dikutip Anadoluagency, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, saat ini dunia sedang menghadapi gelombang Islamofobia yang semakin mengkhawatirkan. “Kami membunyikan alarm tentang gelombang Islamofobia yang semakin meningkat,” ucap dia.

Menurut Türk, berbagai studi menunjukkan pelecehan, diskriminasi, dan kekerasan terhadap Muslim meningkat di banyak wilayah.

photo
Infografis Islamofobia Makin Memburuk di Eropa - (TRT World/Daily Sabah)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement