REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Perusahaan satelit, terutama yang berbasis di Amerika Serikat, merespons dengan cepat dan tepat waktu dalam mendokumentasikan dampak serangan yang ditujukan ke Iran.
Namun, respons ini tidak terlihat dalam serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel. Meskipun serangan tersebut menyebabkan korban jiwa dan kerugian material yang besar, serangan tersebut tetap berada di luar fokus liputan media internasional.
Pengabaian ini tidak terlepas dari pembatasan media yang ketat di dalam Israel, yang membatasi kemampuan surat kabar dan masyarakat lokal untuk mendokumentasikan lokasi jatuhnya rudal dan menentukan besarnya kerusakan.
Sebaliknya, hanya beberapa jam kemudian, surat kabar Amerika Serikat sudah mempublikasikan foto-foto satelit pertama yang menunjukkan dampak serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap kompleks Ali Khamenei di ibu kota Teheran.
We obtained the first known satellite image of Ayatollah Ali Khamenei's compound in Tehran. There are several destroyed buildings. While the current whereabouts of Iran's supreme leader are unknown, the compound is generally used as his official residence. 🛰️📸: @Airbus pic.twitter.com/48krjclMBL
— Christiaan Triebert (@trbrtc) February 28, 2026
Laporan ini memberikan gambaran yang lebih luas tentang dampak serangan Iran yang terjadi di daerah Beit Shemesh, sebelah barat Yerusalem yang diduduki, pada Ahad lalu, yang menewaskan sembilan orang Israel dan melukai 51 orang lainnya, serta menyebabkan kerusakan besar yang menimbulkan guncangan mendalam di kalangan masyarakat Israel.
Analisis visual
Unit sumber terbuka Aljazeera, dikutip Selasa (3/3/2026), memantau serangkaian foto udara yang didokumentasikan oleh platform berita Israel yang tidak tunduk pada pengawasan militer, untuk menentukan lokasi geografis tempat rudal jatuh di kompleks perumahan.
Salah satu tempat perlindungan terkena secara langsung dan menyebabkan kerusakan besar yang menjangkau sejumlah rumah di sekitarnya.
תיעוד מלמעלה בית שמש pic.twitter.com/b4rT9gOw3p
— אהרון ברק שליט יחיד (@barakdikttor) March 1, 2026




