Selasa 03 Mar 2026 08:38 WIB

Situasi Masih Memanas, Calon Jamaah Umrah Diminta Tunda Berangkat ke Tanah Suci

Maskapai dengan rute perjalanan langsung masih beroperasi

Rep: Kamran Dikarma/ Red: A.Syalaby Ichsan
Jamaah umrah menunaikan shalat sunah Ihram di dalam Masjid Aisyah, Makkah, Arab Saudi, Ahad (22/6/2025) dini hari. Masjid Aisyah yang juga dikenal sebagai Masjid Tanim dan berjarak sekitar tujuh kilometer dari Masjidil Haram itu merupakan tempat miqat yang populer bagi jamaah umrah di Makkah karena kemudahan aksesnya dan sejarahnya yang terkait dengan Aisyah RA, istri Nabi Muhammad SAW, yang melakukan miqat di tempat tersebut.
Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Jamaah umrah menunaikan shalat sunah Ihram di dalam Masjid Aisyah, Makkah, Arab Saudi, Ahad (22/6/2025) dini hari. Masjid Aisyah yang juga dikenal sebagai Masjid Tanim dan berjarak sekitar tujuh kilometer dari Masjidil Haram itu merupakan tempat miqat yang populer bagi jamaah umrah di Makkah karena kemudahan aksesnya dan sejarahnya yang terkait dengan Aisyah RA, istri Nabi Muhammad SAW, yang melakukan miqat di tempat tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Fitriyanto, mengimbau calon jamaah umrah, khususnya asal Jateng, agar menunda keberangkatannya ke Arab Saudi. Hal itu merespons memanasnya situasi di Timur Tengah (Timteng) pascaserangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) pekan lalu. 

"Kami menegaskan lagi imbauan dari Kementerian Haji pusat, dari Pak Wamen, untuk jamaah yang akan berangkat di waktu-waktu dekat ini diminta menunda keberangkatannya mengingat eskalasi yang ada di Timur Tengah," ungkap Fitriyanto saat dihubungi Republika, Senin (2/3/2026). 

Baca Juga

Dia meminta jamaah untuk segera berkoordinasi dengan biro perjalanannya masing-masing. "Nanti bironya koordinasi dengan maskapai, dengan yang ada di Saudi, dan sebagainya. Sehingga nanti pada saatnya (situasi) sudah reda, kapan akan diberangkatkan, ini tidak ada jamaah yang dirugikan," ucapnya. 

Fitriyanto mengaku belum mengetahui berapa rata-rata jamaah umrah asal Jateng yang berangkat ke Tanah Suci setiap bulannya. "Terkait dengan eskalasi di Timur Tengah ini kami akan mendata biro-biro yang ada di Jawa Tengah. Nanti kami buatkan Google Form untuk mereka isi kira-kira jamaah masing-masing travel yang saat ini masih ada di Arab Saudi itu berapa orang dan kondisinya seperti apa," katanya. 

"Kami mengimbau supaya jamaah yang sudah di sana (Saudi) tetap berkoordinasi dengan maskapai, dengan travel-nya, kemudian travel-nya berkoordinasi dengan kantor urusan haji yang ada di Jeddah," tambah Fitriyanto. 

photo
Jamaah calon haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (30/5/2025). Pemerintah Arab Saudi menetapkan Idul Adha jatuh pada hari Jumat (6/6), sedangkan Hari Arafah (Wukuf di Arafah) sebagai rangkaian puncak musim haji pada 5 Juni 2025 yang akan diikuti 1,83 juta muslim dari berbagai penjuru dunia termasuk dari Indonesia yang tahun ini memiliki kuota sebanyak 221.000 jamaah. - (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement