Sabtu 28 Feb 2026 13:39 WIB

Di Hadapan Tiga Menteri, UAS 'Ingatkan' Mati

Mendikdasmen menyampaikan apresiasi terbitnya karya UAS tersebut.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Ustadz Abdul Somad (UAS)
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ustadz Abdul Somad (UAS)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Pendakwah sejuta follower, Ustaz Abdul Somad (UAS) membedah bukunya yang berjudul "35 Kisah Saat Maut Menjemput" di Masjid Baitut Tholibin, Jakarta, Jumat (27/2/2026). 

Jebolan Universitas Al-Azhar Mesir ini mengupas karyanya tersebut di hadapan tiga menteri, yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto; Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. "Sudah lama saya bedah buku, baru hari ini dihadiri tiga menteri," ujar UAS membuka pemaparannya. 

Baca Juga

Ia menjelaskan, kisah dalam buku ini mulai dikumpulan sejak Covid-19. Sebelum itu, ia pun telah melalui berbagai cobaan dalam hidup, mulai dari wafatnya sang ibunda pada 18 Maret 2019 hingga mengalami berbagai tekanan politik.  

"Beberapa teman saya meninggal (waktu Covid). Buku ini waktu itu sudah mulai saya kumpul-kumpulkan. Baru disitulah saya pikir saya menulis surat wasiat. Nanti kalau aku mati, saya tulis semua,"kata UAS. 

"Memang waktu itu dunia udah gelap. Jadi kalau ada sekarang mengatakan Indonesia gelap, saya udah gelap dari dulu," kata dia.

Buku "35 Kisah Saat Maut Menjemput" ini mengangkat refleksi tentang kematian melalui kisah para nabi, sahabat nabi, ulama, dan tokoh-tokoh bersejarah, termasuk pesan-pesan terakhir mereka menjelang wafat.

photo
ILUSTRASI Kematian - (needpix)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement