Senin 16 Feb 2026 10:12 WIB

Umat Islam di Arab Saudi Diminta Pantau Hilal Ramadhan pada Selasa Malam

Jika hilal terlihat pada Selasa malam, Ramadhan akan dimulai pada Rabu.

Rep: Muhyiddin/ Red: A.Syalaby Ichsan
Suasana Jabal Uhud, Ahad (10/6/2023) sore. Jabal Uhud merupakan salah satu tujuan favorit dari jamaah selama musim haji di Madinah.
Foto: Agung Sasongko/Republika
Suasana Jabal Uhud, Ahad (10/6/2023) sore. Jabal Uhud merupakan salah satu tujuan favorit dari jamaah selama musim haji di Madinah.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Mahkamah Agung Arab Saudi menyerukan kepada seluruh umat Islam di Kerajaan untuk mengamati hilal bulan Ramadan pada Selasa (17/2/2026) malam waktu. Pengadilan meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong untuk melaporkannya ke pengadilan terdekat.

Seperti dilaporkan Saudi Press Agency, Senin (16/2/2026), mereka juga diminta mendaftarkan kesaksian mereka atau menghubungi pusat pengadilan terdekat untuk mendapatkan bantuan dalam melaporkan kesaksian tersebut.

Baca Juga

Pengadilan berharap, mereka yang bisa menyaksikan hilal akan bergabung dengan komite-komite yang dibentuk di wilayah masing-masing, sehingga bermanfaat bagi seluruh umat Islam.

Seperti diketahui, Selasa (16/2/2026) bertepatan dengan tanggal 29 Sya'ban 1447 H. Jika hilal terlihat pada Selasa malamnya, Ramadhan akan dimulai pada Rabu (18/2/2026). Jika hilal tidak terlihat, Ramadhan akan dimulai pada Kamis (19/2/2026) dan akan ada 30 hari di bulan Sya'ban. 

photo
Infografis yang Perlu Diketahui tentang Ramadhan - (Dok Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement