REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Mahkamah Agung Arab Saudi menyerukan kepada seluruh umat Islam di Kerajaan untuk mengamati hilal bulan Ramadan pada Selasa (17/2/2026) malam waktu. Pengadilan meminta siapa pun yang melihat hilal, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan teropong untuk melaporkannya ke pengadilan terdekat.
Seperti dilaporkan Saudi Press Agency, Senin (16/2/2026), mereka juga diminta mendaftarkan kesaksian mereka atau menghubungi pusat pengadilan terdekat untuk mendapatkan bantuan dalam melaporkan kesaksian tersebut.
Pengadilan berharap, mereka yang bisa menyaksikan hilal akan bergabung dengan komite-komite yang dibentuk di wilayah masing-masing, sehingga bermanfaat bagi seluruh umat Islam.
Seperti diketahui, Selasa (16/2/2026) bertepatan dengan tanggal 29 Sya'ban 1447 H. Jika hilal terlihat pada Selasa malamnya, Ramadhan akan dimulai pada Rabu (18/2/2026). Jika hilal tidak terlihat, Ramadhan akan dimulai pada Kamis (19/2/2026) dan akan ada 30 hari di bulan Sya'ban.




