REPUBLIKA.CO.ID, LONDON— Surat kabar Inggris The Guardian menggambarkan gambaran langka tentang kehidupan keluarga mantan Presiden Bashar al-Assad di Moskow.
Hal ini berdasarkan percakapan dengan seorang teman keluarga dan sumber-sumber di Rusia dan Suriah serta data yang bocor.
Surat kabar tersebut mengatakan bahwa keluarga Assad kini hidup dalam isolasi dan kemewahan di Moskow, setahun setelah jatuhnya rezimnya dan pelariannya dari Damaskus.
Kembali ke bidang kedokteran
Laporan tersebut menyebutkan bahwa pemimpin rezim Baath terakhir di Timur Tengah tersebut kini duduk di ruang belajar, mengikuti pelajaran kedokteran mata, bidang yang pernah ia pelajari di London sebelum menggantikan ayahnya, Hafez, sebagai penguasa. Selain itu dia juga belajar bahasa Rusia, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut.
"Assad tidak lagi menjadi tokoh yang memiliki nilai politik atau simbolis di Moskow dan bahkan tidak lagi menjadi tamu yang menarik untuk diundang ke jamuan makan malam."
The Guardian mengutip pernyataan seseorang yang digambarkannya sebagai teman keluarga. Dia menyebut kedokteran mata adalah minat Bashar, dia tentu saja tidak membutuhkan uang.
Sebelum perang di Suriah dimulai, bahkan dia secara teratur mempraktikkan kedokteran mata di Damaskus, sambil menambahkan bahwa kaum elite kaya Moskow mungkin adalah calon pasiennya.




