Ahad 06 Apr 2025 05:49 WIB

Detik-Detik Tentara Israel Eksekusi 14 Pekerja Kemanusiaan Gaza, Lafaz Syahadat Bergema

Paramedis yang merekam serangan berulangkali melafazkan syahadat.

Badan PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) menemukan kuburan massal petugas medis di Gaza
Foto: AP
Badan PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) menemukan kuburan massal petugas medis di Gaza

REPUBLIKA.CO.ID, Sebuah rekaman video memperlihatkan ambulans dengan tanda yang jelas bersama sebuah truk pemadam kebakaran dengan lampu darurat menyala sedang menghadapi gencarnya tembakan dari tentara Israel (IDF).

Video tersebut diambil dari telepon seluler paramedis Palestina, yang jasadnya telah ditemukan bersama 14 pekerja kemanusiaan lainnya di sebuah kuburan massal di Gaza pada akhir Maret lalu, The New York Times melaporkan pada Jumat (3/5/2025).

Baca Juga

Dalam konferensi pers di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat lalu pejabat dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS), yang dimoderatori oleh Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), mengatakan bahwa mereka telah menyerahkan video berdurasi hampir tujuh menit tersebut kepada Dewan Keamanan PBB.

Awal pekan ini, juru bicara militer Israel Letkol Nadav Shoshani membantah bahwa pasukan Israel telah menyerang sebuah ambulans secara acak. Ia mengeklaim, beberapa kendaraan telah terlihat maju secara mencurigakan tanpa lampu depan atau sinyal darurat ke arah pasukan Israel, yang memicu penembakan. Ia juga mengeklaim bahwa sembilan orang yang tewas adalah pejuang perlawanan Palestina.

New York Times memperoleh rekaman tersebut dari seorang diplomat senior PBB yang meminta identitasnya dirahasiakan untuk membagikan materi yang sensitif. Lokasi dan waktu video, yang diambil di Rafah, Gaza selatan pada awal 23 Maret, telah diverifikasi oleh surat kabar tersebut.

Ditandai dengan jelas

Video yang direkam dari dalam kendaraan yang sedang bergerak, menggambarkan konvoi ambulans dan truk pemadam kebakaran. Semua kendaraan ditandai jelas. Kendaraan tersebut memperlihatkan lampu depan dan lampu darurat yang berkedip, melaju ke selatan di jalan di utara Rafah tepat setelah matahari terbit.

Konvoi tersebut berhenti ketika menemukan ambulans yang rusak di pinggir jalan. Kendaraan sebelumnya yang dikirim untuk membantu warga sipil yang terluka dilaporkan telah diserang. Kendaraan penyelamat baru tersebut bergerak ke sisi jalan. Setidaknya dua petugas penyelamat berseragam terlihat keluar dari truk pemadam kebakaran dan ambulans, keduanya berlambang Bulan Sabit Merah, dan mendekati kendaraan yang rusak tersebut, lapor Al Mayadeen.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement