Rabu 29 May 2024 18:03 WIB

Di Sini Dulu Nabi Muhammad Dilahirkan, Sekarang Jadi Perpustakaan

Di tempat tersebut dulu juga pernah dibangun sebuah masjid oleh Al-Khaizuran.

Bangunan warna kuning ini merupakan salah satu jejak Rasulullah di kawasan Masjidil Haram. Di bangunan inilah Rasulullah lahir.
Foto: Republika/Muhyiddin
Bangunan warna kuning ini merupakan salah satu jejak Rasulullah di kawasan Masjidil Haram. Di bangunan inilah Rasulullah lahir.

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan Jurnalis Republika Muhyiddin dari Makkah, Arab Saudi

MAKKAH -- Jamaah haji Indonesia sudah banyak yang bergeser ke Makkah, baik dari Jeddah maupun dari Madinah. Hingga Kamis (29/5/2024) hari ini, sudah ada 100 ribu lebih jamaah yang berada di Tanah Suci Makkah.

Baca Juga

Sambil menunggu rangkaian ibadah puncak haji yang diperkirakan akan dimulai pada 15 Juni 2024, jamaah haji Indonesia pun banyak yang pergi ke Masjidil Haram untuk beribadah.

Untuk ke Masjidil Haram, mereka menggunakan ratusan bus shalawat yang telah disiapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Kendati demikian, jamaah yang sudah lanjut usia atau jamaah Risiko Tinggi (Risti) tidak disarankan untuk banyak beribadah di Masjidil Haram.

Jika ke Masjidil Haram, jamaah Indonesia dapat memperbanyak ibadah serta merenungkan sejarah Islam. Tidak hanya itu, jamaah haji juga bisa mengetahui jejak Rasulullah SAW. Karena, di kawasan masjid inilah Nabi Muhammad dilahirkan.

Pada Rabu (22/5/2024) dini hari, Republika.co.id sempat menyusuri kawasan Masjidil Haram. Saat keluar dari tempat sai, tampak sebuah bangunan berwarna kuning. Di situlah dulu Rasulullah dilahirkan.

"Di gedung itu katanya Rasulullah dilahirkan, sekarang jadi perpustakaan," ujar salah satu Petugas Haji Indonesia yang bertugas di Sektor Khusus Masjidil Haram, Mayor Arh Fredy Jaguar.

Baca di halaman selanjutnya...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement