Senin 02 Feb 2026 15:23 WIB

Kemenag Perkenalkan Platform Perpustakaan Digital di Cairo International Book Fair

Literasi keagamaan berperan meningkatkan kualitas SDM.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Lubenah Amir, saat menjadi pembicara dalam seminar internasional yang digelar pada rangkaian Cairo International Islamic Book Fair di Kairo, Mesir, Sabtu (31/1/2026).
Foto: Dok Kemenag
Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Lubenah Amir, saat menjadi pembicara dalam seminar internasional yang digelar pada rangkaian Cairo International Islamic Book Fair di Kairo, Mesir, Sabtu (31/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI memperkenalkan platform ELIPSKI (Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam) sebagai koleksi literasi keislaman dalam format digital dalam Cairo International Book Fair ke-57 di Mesir.

Sekretaris Direktorat Jenderal Bimas Islam Kemenag Lubenah Amir mengatakan keikutsertaan Kemenag dalam pameran buku internasional tersebut merupakan bagian dari penguatan literasi keagamaan.

Baca Juga

“Literasi keagamaan bukan hanya soal ketersediaan buku, tetapi menyangkut kualitas cara berpikir, memahami, dan mengamalkan agama,” kata Lubenah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, literasi keagamaan yang baik berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemahaman agama yang moderat dan kontekstual dapat tumbuh melalui akses terhadap bacaan keislaman yang beragam dan relevan dengan perkembangan zaman.“Inilah yang kami perkenalkan dalam forum literasi internasional seperti Cairo Internasional Book Fair (CIBF),”kata dia.

Menurut dia, partisipasi Kemenag dalam CIBF juga dimanfaatkan untuk membangun jejaring dengan berbagai pihak. Kehadiran Indonesia di pameran buku tersebut, lanjutnya, membuka peluang kerja sama dengan penerbit, lembaga riset, dan institusi keagamaan dari berbagai negara.“Kami ingin literasi keagamaan Islam Indonesia terhubung dengan ekosistem literasi global,”ujar dia.

photo
Foto yang disediakan oleh Perpustakaan Umum New York ini menunjukkan Alquran Schomburg pada 16 Desember 2025, di New York - (Jonathan Blanc/NYPL via AP Photo)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement