Jumat 19 Dec 2025 09:10 WIB

Sekjen MUI Nilai Kampung Haji Perkuat Ekosistem Keuangan dan Dampak Sosial

Kampung haji diyakini meningkatkan kualitas layanan dan kemandirian haji nasional.

Rep: Muhyiddin/ Red: Ani Nursalikah
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai rencana pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto memiliki nilai strategis. Program tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan pelayanan jamaah haji Indonesia, tetapi juga memperkuat ekosistem keuangan haji nasional serta memberi dampak sosial yang luas.

Sekretaris Jenderal MUI Pusat Amirsyah Tambunan mengatakan inisiatif Kampung Haji menjadi tonggak sejarah baru sekaligus wujud kepedulian negara terhadap kebutuhan jamaah haji Indonesia agar memperoleh layanan yang lebih baik, aman, dan manusiawi.

Baca Juga

“Ada urgensi pembentukan Kampung Haji untuk memperkuat ekosistem keuangan haji. Ekosistem ini merupakan sistem yang kompleks, melibatkan banyak pihak dalam pengelolaan dana haji sekaligus peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Amirsyah dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, dari sisi tujuan, Kampung Haji memiliki potensi besar. Pertama, dana yang dihimpun dari jamaah dapat dikelola dan diinvestasikan secara optimal untuk membiayai penyelenggaraan ibadah haji. Kedua, Badan Pengelola Haji bertanggung jawab dalam pengelolaan dana dan penyelenggaraan haji secara profesional.

Ketiga, bank-bank mitra pengelola dana haji diharapkan mampu mengoptimalkan manfaat dana tersebut. Keempat, adanya perlindungan asuransi haji bagi jamaah untuk mengantisipasi berbagai risiko tidak terduga. Kelima, Kampung Haji juga berpotensi mengoptimalkan kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dari sisi sosial, Amirsyah menuturkan keberadaan Kampung Haji akan memberikan dampak signifikan bagi jamaah. Mulai dari peningkatan kualitas hidup melalui ketersediaan fasilitas dan layanan yang lebih baik, terbentuknya komunitas jamaah yang solid dan harmonis, hingga meningkatnya rasa nyaman dan aman selama menjalankan ibadah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement