Jumat 29 Dec 2023 18:09 WIB

Yakesma Selenggarakan Kick Off & Awareness Training 9001:2015 

Yakesma terus gulirkan program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan Lembaga Amil Zakat Yakesma
Foto: Yakesma
Kegiatan Lembaga Amil Zakat Yakesma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga pengelola zakat terus meningkatkan kapasitas. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan dan profesionalitas sehingga lebih banyak memberikan maslahat kepada banyak orang.

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yakesma menggelar Kick Off &Awareness Training ISO 9001:2015 di Kantor Pusat Yakesma pada Rabu, 27 Desember 2023. Kick Off ISO 9001:2015 dilaksanakan secara hybrid yang diikuti oleh karyawan kantor Yakesma pusat, kantor cabang dan layanan melalui saluran Zoom. 

Baca Juga

Direktur Utama Laznas Yakesma, Sahabudin, mengatakan sertifikasi ISO ini akan meningkatkan kinerja operasional, pelayanan dan efisiensi organisasi.

“Dengan pelaksananaan ISO tata kelola lembaga menjadi terstandar sehingga mendorong efektifitas dan efisiensi organisasi,” ucapnya.

Sahabudin juga mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan ini agar Laznas Yakesma memiliki mutu layanan yang berstandar ISO. Sehingga pelayanan Laznas Yakesma memiliki proses yang baik, memenuhi standar lembaga internasional dan memberikan kepuasan kepada masyarakat. 

“Output yang ingin dihasilkan itu yang paling penting adalah kita memiliki SOP standar dan pelayanan yang lebih baik, sehingga kepentingan donatur dan penerima manfaat terlayani dengan baik,” katanya. 

Setelah Kick Off, acara dilanjutkan dengan pelatihan yang diikuti oleh para direksi dan manager serta perwakilan kantor cabang Banten dan Jawa Barat. Konsultan pendamping Tejo Bawono menyatakan, kegiatan ini merupakan tahapan awal untuk memberikan pemahaman awal mengenai ISO 9001:2015. 

“Kegiatan ini sebagai langkah awal memulai ISO. Karena kita semua perlu memiliki pemahaman klausula ISO 9001:2015 dan berkomitmen untuk menjalankannya,” imbuhnya. 

Tejo juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan sertifikasi ISO bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan akuntabilitas terkhusus kepada para donatur.

“Ikhtiar menjalankan sertifikasi ISO sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada donatur, bagaimana kita bisa memiliki tata kelola dan pelayanan yang baik,” ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement