REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dompet Dhuafa menyambut Ramadhan 1447 H/ 2025 M dengan optimisme di tengah tantangan ekonomi dan berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Melalui kampanye bertajuk “Berzakat Itu Kalcer”, lembaga filantropi ini menghadirkan berbagai program pemberdayaan dan kolaborasi untuk memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Ketua Ramadhan 1447 H Dompet Dhuafa, Sulistiqamah mengatakan, Ramadhan tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
"Berzakat itu Kalcer artinya tidak hanya sebagai kewajiban seorang muslim membayar zakat, tapi sudah menjadi kultur atau menjadi sebuah kebiasaan dan menjadi sebuah kebutuhan gitu ya untuk membersihkan hartanya, untuk menolong orang lain,"ujar Sulis dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah program unggulan yang akan digulirkan selama Ramadhan, di antaranya Tebar Zakat Fitrah, Yatim Remember (Ramadan Meriah Penuh Berkah), Ber-ojol (Bantu Rawat Kendaraan Ojek Online), Recovery Sumatra, Borong Dagangan Saudaramu, dan Mudik Kalcer. "Mudik Kalcer ini kita memberangkatkan 750 jiwa di titik Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung,"kata dia.
Selain itu, Dompet Dhuafa tetap menjalankan program reguler berbasis zakat, infak, sedekah, dan wakaf, termasuk bantuan kemanusiaan untuk Palestina."Dan target total penerima manfaat di Ramadhan tahun ini adalah 750 ribu jiwa,"kata Sulis.
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini menegaskan, berbagai program tersebut merupakan upaya memastikan pengelolaan dana sosial masyarakat berjalan tepat sasaran.




