Selasa 31 Oct 2023 20:02 WIB

Allah SWT Memulaikan Manusia Dengan Tiga Hal Ini

Manusia harus menyadari hakikat dirinya sebagai ciptaan Allah.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Erdy Nasrul
Ilustrasi beberapa Muslim beribadah di masjid.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Ilustrasi beberapa Muslim beribadah di masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Allah SWT memulaikan manusia dengan tiga hal, di antaranya menjadikan manusia tersebut ahli zikir, menjadikan manusia tersebut diingat saat berzikir, dan menjadikan manusia tersebut disebut-sebut di sisi Allah SWT. Hal ini sebagaimana disampaikan Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam. 

"Allah SWT memuliakan kamu dengan tiga hal. Pertama, Dia menjadikan kamu sebagai ahli zikir, jika bukan karena karunia-Nya maka kamu tidak akan layak berzikir mengingat-Nya. Kedua, Dia menjadikan kamu orang yang diingat, yaitu ketika Dia menyematkan zikir itu kepada kamu. Ketiga, Dia menjadikan kamu disebut-sebut di sisi-Nya, sehingga Dia menyempurnakan nikmat-Nya untuk kamu." (Syekh Athaillah, Al-Hikam)

Baca Juga

Penyusun dan Penerjemah Al-Hikam, D A Pakih Sati Lc dalam buku Kitab Al-Hikam dan Penjelasannya yang diterbitkan penerbit Noktah tahun 2017 menjelaskan maksud Syekh Athaillah terkait Allah SWT memuliakan manusia dengan tiga hal.

Jika kalian adalah salah seorang ahli zikir, atau sedang berjalan menuju tangga yang mulia ini. Maka ketahuilah bahwa kalian akan mendapatkan tiga kemuliaan dari Allah SWT. 

 

Pertama, Allah akan menjadikan kalian sebagai ahli zikir. Jika kalian benar-benar ikhlas ingin berzikir kepada-Nya dan menjadi bagian dari golongan yang selalu mengingat­-Nya, maka kalian akan mendapatkannya. Allah akan menjadikan kalian sesuai dengan yang kalian inginkan. Sehingga, hati kalian akan dipenuhi cahaya-Nya, dan lisan kalian akan basah mengingat-Nya.

Jika bukan karena karunia­-Nya, maka kalian tidak akan pernah mendapatkan kedudukan mulia ini. Kalian hanyalah manusia hina dina yang penuh dengan kotoran, maksiat, dan kesalahan. Maka, bagaimana mungkin kalian akan mampu berada di sisi Dzat yang penuh dengan kemuliaan dan keagungan. Semua itu hanyalah karunia-Nya semata.

Kedua, Allah SWT akan menjadikan kalian sebagai sosok yang akan selalu diingat. Jika kalian mengingat-Nya, maka Dia juga akan mengingat kalian. Jika kalian mengingat-Nya saat sehat, maka Allah akan mengingat kalian saat sakit. Jika kalian mengingat-Nya saat susah, maka Dia akan mengingat kalian saat kaya. Jika kalian mengingat-Nya di saat gelisah, maka Allah akan mengingat kalian di saat bahagia. Tentu banyak lagi karunia lainnya yang akan diberikan-Nya kepada kalian.

Jika kalian rajin mengingat-Nya, maka Dia akan mencintai kalian. Jika kalian sudah menjadi bagian dari para hamba yang dicintai-Nya, maka seluruh penduduk bumi akan mencintai kalian, sebagaimana penduduk langit juga akan mencintai kalian.

Ketiga, nama kalian akan disebut-sebut di sisi-Nya. Jika kalian rajin berzikir kepada-Nya, maka nama kalian sudah tertera di sisi-Nya sebagai hamba yang istimewa. Syukurilah dan jangan pernah mengingkarinya. Bayangkanlah nikmat yang agung ini, tidak ada sesuatu pun yang mampu mele­bihinya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement